Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bali

Gerakan Pembaruan PDIP Siap Dideklarasikan di Bali
Senin, 07 Maret 2005 | 17:15 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar:Gerakan Pembaruan Partai Demokrasi Indonesia - Perjuangan (PDIP) akan segera didekalarasikan di Bali. Saat ini, para pendukung gerakan ini tengah melakukan konsolidasi untuk mensukseskan acara itu. Apalagi Bali dikenal sebagai pendukung utama Megawati Sukarnoputri. “Intimidasi hal yang biasa bagi kami, tapi kami jalan terus dan tak akan lari,” kata Ketut Bagiada SH, mantan anggota DPR RI yang kini menjadi Koordinator Wilayah Gerakan Pembaruan Bali, dalam jumpa pers kemarin.

Menurut Bagiada, deklarasi direncanakan akan dilangsungkan pada 22 Maret mendatang. Dia juga menjanjikan setidaknya 5.000 orang akan menghadiri deklarasi ini. Tujuan dari deklarasi ini, menurut Bagiada, untuk menunjukkan bahwa gerakan pembaruan juga mendapat dukungan dari kader PDIP di Bali yang menjadi tuan rumah kongres mulai 28 Maret nanti.

Bagiada mengklaim kalau gerakan pembaruan juga mendapat dukungan dari sejumlah kader yang duduk di struktur partai. “Hanya karena keadaan belum bisa saya sebut namanya,” katanya. Maklum, dalam rapat kerja cabang khusus lalu telah dinyatakan bhawa seluruh DPC di Bali secara bulat mendukung Megawati.

Bagi Bagiada dan rekan di gerakan pembaruan, menjadikan Guruh sebagai alternatif Ketua Umum DPP PDIP bukanlah saatu-satunya agenda. Agenda lain yang mereka perjuangkan adalah adalah bagaimana hak prerogatif Ketua Umum PDIP dibatasi, dihilangkannya mekanisme formatur tunggal dan dibersihkannya DPP dari pengurus yang melakukan penyimpangan. Jadi, kalau pun Mega memimpin kembali, harus disertai dengan catatan-catatan. rofiqi hasan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana pendobrakan pintu gerbang Asrama Haji saat berlangsung Kongres IV PDI di Medan [ TEMPO/ Rully Kesuma; 17D/283/93; 20010614 ]. Suasana pendobrakan pintu gerbang Asrama Haji saat berlangsung Kongres IV PDI di Medan [ TEMPO/ Rully Kesuma; 17D/281/93; 20010614 ].

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pendukung Megawati Bubuhkan Cap Jempol Darah
Ali Sugondo: Demokrasi Sudah Mati di PDI Perjuangan
Guruh Sukarno: Saya Maju Demi Demokratisasi
PDIP Sumut Tetap Calonkan Megawati
Megawati: Ada Kader Tong Kosong Nyaring Bunyinya
Pendukung Mega Juga Penentang Hak Prerogatif
PDIP Tak Targetkan Kemenangan di Pemilihan Kepala Daerah
PDIP Jateng Belum Sepakat Soal Posisi Ketua Harian
PDIP Jawa Barat Tetap Dukung Megawati
PDIP Bogor Setuju Formatur Tunggal
> selengkapnya...


Referensi

Kisah Para Penantang yang Terpental
Guruh Sukarno Putra: Saya Bukan Antek Siapa pun
Menanti Guruh Menantang Mega

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< March,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data