|
Denpasar
Gubernur Bali Gelar Upacara untuk Tenangkan Masyarakat
Rabu, 23 Pebruari 2005 | 22:04 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:Gubernur Bali Dewa Made Beratha hari ini telah menggelar upacara pecaruan yang disertai dengan menenggelamkan sejumlah hewan korban suci di Laut Bali, untuk mohon keselamatan kepada Tuhan. Upacara dilaksanakan di Pura Puseh Penegil Dharma, Desa Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, sekitar 110 kilometer dari Denpasar.
"Upacara terkait dengan tanda torehan putih. Walaupun kami yakini tanda coretan putih itu sebagai pertanda baik, tapi upaya memohon keselamatan tetap perlu dilakukan," kata Beratha sesaat sebelum melarung hewan-hewan yang telah disucikan itu.
Seperti diketahui, di sejumlah pura banyak ditemukan torehan sebesar jempol berwarna putih. Torehan ini misterius karena tak ada yang tahu siapa yang membuatnya.
Sekretaris Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Buleleng Nyoman Sedana Hantara menjelaskan, upacara itu digelar untuk melengkapi upaya menenangkan umat. "Sebab masih banyak umat yang tak cukup dengan penjelasan-penjelasan saja. Di antara mereka ada yang merasa belum tenang sebelum digelar upacara," ujarnya.
Hantara mengakui, torehan putih membuat masyarakat di pedesaan resah dan bingung. Mereka cemas akan terjadi sesuatu buruk di Bali, seperti misalnya gempa bumi atau bahkan tsunami. "Jadi semua cara kami upayakan," ucapnya.
Made Mustika
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
| Said Agil Husin Al Munawar
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|