|
Nusa
Di Bali, Diare Memakan Korban Jiwa
Senin, 21 Pebruari 2005 | 17:11 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar: Di Bali, penyakit diare telah memakan korban jiwa. Minggu (21/2) pukul 23.00
Wita Dewa Satria Wibawa, 6 tahun, meninggal duania akibat terserang penyakit ini,
setelah dirawat dua hari di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar Bali. Bocah
yang tinggal di Jalan Tukad Irawadi, Denpasar ini, terkena serangan diare cukup parah.
Dari pengamatan Tempo, selama dirawat di rumah sakit itu, puluhan kali Satria buang air
besar. Pihak keluarga enggan berkomentar tentang meninggalnya anak yang duduk di taman
kanak-kanak ini.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Dewa Ketut Oka, di di RSUP Sanglah, hingga
minggu ketiga Februari ini tercatat 224 orang dibawa ke sana karena diare. "Kami sudah
mengerahkan staf di dinas (kesehatan) se-Bali, agar korban meninggal akibat penyakit ini,
tidak kembali jatuh," katanya kepada Tempo Senin (21/2).
Ternyata korban diare ini juga telah menyerang wisatawan asing. Dari pantauan Tempo Senin
(21/2) , tiga warga negara Australia sempat dirawat di RSUP Sanglah. Sebelum akhirnya
diizinkan untuk menjalani rawat jalan. Ketiganya ibu dan anak yakni Geneviev Margaret
Hall, 36 tahun, Emely Hall, 15 tahun dan Lids Hall, 13 tahun yang menginap di Bali
Hilton di Jimbaran.
Menurut Ketut Robby, guide yang memandu perjalanan wisata keluarga ini,
sebelumnya ayah mereka Timmy Hall, 40 tahun, juga terserang diare. "Mereka
sebenarnya mau menginap sebulan di Bali, datang ke sini Kamis lalu, tapi pas
hari Jumat bapaknya, duluan kena diare setelah itu menyusul istri dan dua
anaknya. Mungkin dia salah makan atau bagaimana," kata Robby.
Raden Rachmadi-Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|