Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bali

153 Anggota Polda Bali di Aceh Dipastikan Selamat
Kamis, 30 Desember 2004 | 17:40 WIB

TEMPO Interaktif, Gianyar: Sebanyak 153 orang anggota Kepolisian Daerah Bali, yang ditugaskan di Provinsi Nagroe Aceh Darussalam, dipastikan selamat dari bencana gempa dan tsunami di tempat itu. Hal ini diungkapkan Kapolda Bali, Inspektur Jendral Made Mangku Pastika, usai apel tutup tahun di Mapolres Gianyar, Kamis (30/12).

Pastika mengaku kalau sebenarnya, kontak dengan anggotanya di Aceh masih sangat sulit. Dia mengungkapkan, informasi yang berhasil kumpulkan hingga hari ini, dari 213 anggota polda Bali di sana, 153 diantaranya dipastikan selamat.

"Jadi kalau dua hari lalu kami sempat menginformasikan bahwa 70 anggota kami yang disebar di Polres Pidie, belum jelas keberadaannya, dari jumlah ini, masih 60 orang anggota lagi yang belum jelas, kini dari 70 orang itu, 10 orang diantaranya kami pastikan selamat. Mereka kebetulan
ditempatkan di satu Polsek yang sama. Namun 60 orang lainnya masih belum jelas," ungkapnya.

Dari catatan Polda Bali, 153 anggotanya yang selamat tersebut, berasal dari Samapta sebanyak 35 orang di Aceh Utara, Brimob 100 orang di Aceh Utara, Intel 6 orang di Aceh Timur, tenaga kesehatan 1 orang di Banda Aceh, Staf
Telematika 1 orang di Bireun, dan Samapta yang ditempatkan pada seluruh polsek di Polres Pidie.

Dalam kesempatan itu, Pastika juga mengaku kalau
pihaknya sudah menyampaikan sumbangan dana untuk anggota Polda Bali di Aceh Rp 90 juta. "Namun karena Polda NAD sendiri, hingga saat ini masih belum bisa dihubungi, maka sumbangan itu kami salurkan lewat Mabes Polri di
Jakarta," ujarnya.

Raden Rachmadi

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/342/93; 20010215 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010225-134
Maumere Setelah Badai Tsunami

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pesta Tahun Baru di Malang Diganti Acara Amal
Dana Rekonstruksi Gempa Bumi Alor Masih Kurang
Posko BUMN Peduli Berhasil Himpun Rp 63 M Untuk Aceh
Kerugian PLN Akibat Tsunami Capai Rp 500 Miliar
Syafii Ma?arif : Pemerintah Lamban Menangani Musibah di Aceh
Delapan Dokter untuk Meulaboh Tertahan di Medan
Tiga Kajari di NAD Tewas
Gubenur Sutiyoso Tetap Gelar Tahun Baruan di Ancol
Amerika Bantu Korban Aceh dengan 11 Helikopter
Laskar MMI Berangkatkan Relawan ke Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Inikah Gempa Itu?
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi

Website

Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data