|
Bali
Kanwil Depag Bali Protes
Senin, 27 Desember 2004 | 11:47 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar: Pihak kantor wilayah Departemen Agama Provinsi Bali, segera mengirim surat protes ke Jakarta, berkaitan dengan tidak terisinya jatah 120 Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk daerah ini. Menurut Kepala Kantor Wilayah Depag Bali I Gusti Made Ngurah, yang ditemui Senin (27/12), dari 494 orang yang dibutuhkan, hanya 374 yang lulus. "Artinya, ada sisa 120 lagi. Menurut informasi dari (Departemen Agama) pusat, 120 orang itu dianggap tidak memenuhi standar. Saya akan tanyakan masalah ini ke pusat, hari ini juga," tegasnya.
Ngurah menganggap panitia penerimaan CPNS di pusat tidak transparan menyampaikan hasil tes. Selain karena rekap penilaian tidak ada, juga tidak ada penjelasan apa-apa tentang standarisasi penilaian yang dimaksud. "Misalnya, kalau skala penilaian itu 0 sampai 100, yang masuk standar itu minimal mendapat nilai 75. Tetapi penjelasan itu tidak ada. Inikan aneh," keluhnya.
Surat protes dan permintaan penjelasan ke pusat itu, tambah Ngurah, untuk menghindari kecurigaan yang kemungkinan muncul dari para peserta CPNS. "Kalau saya tidak pertanyakan ini, nanti kami dikira melakukan praktik KKN. Selain itu, kan sayang. Anggaran pegawai di Depag untuk Bali, mestinya bisa untuk 120 orang PNS lagi. Kalau ini dibiarkan kosong, sayang. Padahal, kami
mengusulkan kekurangan tenaga juga sangat sulit," sambungnya.
Menurut catatan, hingga saat ini, pihaknya mengaku masih kekurangan sekitar 750 orang PNS untuk beberapa posisi. "Untuk guru Agama Hindu saja, kami kekurangan 600 orang, Islam 100 orang, dan 50 orang untuk tenaga adminstrasi," paparnya.
Raden Rachmadi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
| Said Agil Husin Al Munawar
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|