|
Bali
Kubu Kalla Klaim Didukung Mayoritas Pengurus Kabupaten/Kota
Jum'at, 17 Desember 2004 | 10:05 WIB
TEMPO Interaktif, Nusa Dua: Surya Paloh mengaku optimistis memperoleh dukungan dari mayoritas suara dari 484 suara yang diperebutkan dalam pemilihan ketua umum dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-7 Partai Golkar. "Bagi saya dan Jusuf Kalla tidak ada masalah, kita siap di DPD-DPD II (pengurus Kabupaten/Kota)," katanya Jumat (17/12) dini hari sekitar pukul 01.00 WITA di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali.
Namun, bos Metro TV dan Media Indonesia ini, tak mau menyebutkan berapa pengurus Kabupaten/Kota dan Provinsi yang akan mendukung pencalonan Kalla. "Karena mayoritas terlalu banyak untuk disebutkan," katanya.
Mengenai keputusan bahwa pengurus Kabupaten boleh memiliki hak suara dalam pemilihan ketua umum nanti, Surya Paloh menjelaskan, kubunya sudah mengantisipasinya soal itu. Menurut dia, Munas ini adalah kancah yang akan dimanfaatkan oleh pemimpin-pemimpin Golkar Kabupaten/Kota.
Ia mengatakan, yang selama ini jelas-jelas tidak setuju terhadap hak suara mengurus Kabupaten/Kota adalah Akbar Tanjung. Namun, kini tiba-tiba Akbar menyetujuinya. "Ada apa ini," katanya.
Surya Paloh menilai kubu Akbar "mengucurkan keran" suara pengurus Kabupaten/Kota karena tidak memiliki dukungan yang cukup dari para pengurus Provinsi. Berbeda dengan Jusuf Kalla yang sebelumnya didukung 28 pengurus Provinsi.
Menurut sumber Tempo, kubu Jusuf Kalla maupun Akbar Tanjung belum bisa memastikan berapa pengurus Kabupaten/Kota yang sudah bisa digalang. Adapun Jusuf Kalla tergantung kepada Surya Paloh dalam menjaring dukungan dari pengurus Kabupaten/Kota. "Karena Pak Surya pernah mengikuti konvensi dan dia pernah mengumpulkan 220 Kabupaten/Kota," katanya. Setidaknya, peluang untuk berkomunikasi terbuka.
484 suara yang diperebutkan dalam pemilihan ketua umum, terdiri 440 dari pengurus Kabupaten/Kota, delapan suara dari Ormas pendiri dan pendukung Golkar, 33 suara dari pengurus Provinsi, satu suara dari pengurus pusat, dua suara dari organisasi yang didirikan oleh Golkar, yaitu AMPG dan KPPG.
Agenda Munas hari ini diawali dengan lanjutan pemandangan umum dari Kabupaten/Kota atas pertanggungjawaban ketua umum periode 1998-2004.
jopie
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|