Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bali

Marwah Daud: Kalla-Agung Bisa Kecilkan DPR
Kamis, 16 Desember 2004 | 15:05 WIB

TEMPO Interaktif, Nusa Dua: Bila pasangan Jusuf Kalla-Agung Laksono berhasil meraih kursi Ketua Umum DPP Golkar, maka dikhawatirkan hal itu akan membingungkan. Sebab, kedudukan antara eksekutif (Kalla) dan legislatif (Agung) akan setara. "Tapi bisa menjadi timpang karena Kalla menjadi Ketua umum dan Agung menjadi wakil ketua," kata Marwah Daud Ibrahim di arena Munas Golkar, Hotel Westin Nusa Dua, Kamis (16/12).

Menurutnya, hal itu berarti telah terjadi pengkerdilan lembaga legistatif. "Itu sangat disayangkan karena dulu kita berjuang agar DPR menjadi lembaga yang kuat dan independen," katanya.

Menanggapi hal itu, Agung Laksono menyebut kekhawatiran itu tidak beralasan. Sebab, posisinya di DPR dan di Golkar adalah dua hal yang terpisah. Bila, ia menjadi Ketua Harian Golkar, tentu akan ada pembagian tugas dengan Jusuf Kalla dan pengurus DPP lainnya sehingga tugasnya di DPR tidak akan terganggu.

Masuknya mekanisme pemilihan posisi Ketua Harian sendiri, sangat dimungkinkan dengan perubahan AD ART Golkar di Munas ini. Tapi, menurut Agung, pihaknya masih
berkonsentrasi mengantisipasi kemungkinan adanya hak suara bagi DPD II. Ia sendiri masih yakin, selain suara dari 28 DPD I , pihaknya juga akan berhasil meraih suara DPD II. "Strateginya sedang kita siapkan," ujarnya

Rofiqi Hasan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Calon presiden dari Partai Golkar, Surya Paloh di kantor redaksi Metro TV, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2003. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20031023]. Calon presiden dari Partai Golkar, Surya Paloh di kantor redaksi Metro TV, Jakarta, Kamis, 23 Oktober 2003. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20031023].
Surya Paloh
Surya Paloh
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Baramuli Minta Kalla Ubah Strategi
Akbar Tandjung Capai Kesamaan Pandang dengan Wiranto
Tidak Hadir di Munas, Kalla Tutup Acara di Istiqlal
Akbar Tandjung Bicarakan Formasi dengan Wiranto
Jusuf Kalla Hadiri Penyerahan Hadiah Lomba Hafal Al Quran dan Hadist
Munas Golkar Resmi Dibuka
Kerjasama Asean untuk Tangani Korupsi
Harmoko : Tak Masalah, Kalla Rangkap Jabatan
Kalla Jamin Pencalonannya Tak Ganggu Kinerja Pemerintahan
Golkar Aceh Masih Intip Kekuatan Calon Ketua
> selengkapnya...


Referensi

Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Sebuah Munas Setelah Lengsernya Soeharto
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Akbar Tandjung
Situs Wiranto
Partai Keadilan
Partai Golkar


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data