Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bali

Anggota DPRD Bali Tetap Tak Tandatangani Kontrak Politik
Selasa, 07 September 2004 | 15:07 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar: Desakan kalangan lembaga swadaya masyarakat di Bali agar anggota DPRD yang baru dilantik menanda-tangani kontrak politik, tak bersambut baik. Meskipun berkas kontrak telah seminggu dititipkan ke Sekretariat DPRD Bali, hanya ada satu orang yang bersedia.

Untuk itu, sejumlah LSM di Bali yang tergabung dalam "Koalisi Masyarakat Sipil di Bali" mendatangi Gedung DPRD untuk tagih janji, Selasa (7/9). Tapi sayang, usaha mereka kali ini pun gagal. Perwakilan
mereka yang berjumlah sekitar 20 orang mulanya dipersilahkan menunggu di gedung terbuka Wantilan DPRD. Namun setelah menunggu selama 1 jam, tidak
satupun anggota DPRD yang menemui, termasuk anggota DPRD Bali Ida Bagus Surjatmadja yang sebelumnya telah berjanji akan menemui dan menandatangani kontrak politik.

Rombongan kemudian bergerak di lobi DPRD dan berusaha menemui Ketua DPRD. Namun, mereka dihadang Polisi Pamong Praja yang membuat pagar betis. Aksi dorong mendorong sempat terjadi dan baru berhenti setelah Sekwan DPRD Bali IG Made Narendra bersedia menemui mereka.

Sayangnya Narendra tidak bisa memberi alasan jelas mengenai penolakan DPRD menemui kedatangan LSM. Dia hanya bilang bahwa seluruh anggota dewan sedang rapat. Para pemrotes tidak dapat menerima penjelasan Sekwan dan kembali terjadi kegaduhan.

Koordinator LSM Agus Samijaya dari Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Bali akhirnya memutuskan untuk tidak bertemu dengan para wakil rakyat. "Kita kembali membuktikan bahwa mereka tidak memiliki keberanian
untuk bertemu dan bertanggungjawab kepada rakyat," tegasnya.

Kontrak politik yang diajukan kalangan LSM sendiri berisi sejumlah poin. Diantara, para wakil rakyat berjanji menolak korupsi, militerisme, mempertahankan lingkungan hidup hidup dan dan mendorong ekonomi kerakyatan.

Rofiqi Hasan - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

SBY Minta Pemerintah Adil
SBY : Saya akan Pimpin Pemberantasan Kemiskinan
Panwaslu Minta Klarifikasi Pengurus Kuis Indonesia Sukses
Menperindag Serahkan Bantuan ke Ponpes Darunnajah
Akbar Tanjung Mengaku Mengetahui Yusuf Kalla Pinjam Dana Jamsostek
Rapat Koalisi Kebangsaan Bahas Visi Calon Presiden
Pelantikan DPRD Makassar, Bermasalah
KPUD Purwakarta Kekuarangan Dana Rp 3 Miliar
Golkar di Daerah Bantah ada Perpecahan
Malam Ini SBY ke Pesantren Besuk
> selengkapnya...


Referensi

Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Apa Kata Megawati Soekarnoputri
Apa Kata Wiranto
Apa Kata Hamzah Haz
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
UU RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 3 Tahun 1999 Tentang Pemilu
> selengkapnya...

Website

Mahkamah Konstitusi
Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Situs PKS di Belanda
Situs PKS di Jepang
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data