Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bali

Selama Kampanye Pemilu, Peredaran Uang Palsu di Bali Meningkat
Senin, 12 Juli 2004 | 22:12 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar: Bank Indonesia Denpasar mencatat, peredaran uang palsu meningkat selama masa kampanye pemilihan umum (pemilu), yaitu pada Maret dan Juni 2004. "Terdapat 67 lembar pada Maret dan 45 lembar pada Juni. Padahal pada bulan-bulan sebelumnya, jumlah uang palsu yang berhasil di deteksi BI Denpasar tidak sebanyak itu. Februari 2004 misalnya hanya 26 lembar dan 44 lembar pada Mei," kata Kepala Bidang Sistem Pembangunan dan Managemen Internal BI Denpasar, I Gusti Putu Sudiartha di Denpasar, Senin (12/7).

Memang, tidak bisa secara langsung memastikan adanya hubungan uang palsu itu dengan kampanye Pemilu 2004. Tapi seperti dikatakan Sudiartha, "kasusnya meningkat pada bulan-bulan dimana kampanye berlangsung". Dari data BI Denpasar, peredaran uang palsu di Bali pada 2004 melonjak tujuh kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2003, uang palsu yang beredar hanya 34 lembar. Tapi pada 2004 sampai Juni, sudah mencapai 237 lembar: 191 lembar pecahan Rp. 100 ribu, 38 lembar Rp. 50 ribu, tujuh lembar Rp. 20 ribu dan satu lembar Rp. 10 ribu. Tentu saja, data BI itu belum termasuk hasil temuan pihak kepolisian.

Sudiartha merinci fluktuasi peredaran uang palsu yang berhasil dideteksi: Januari 2004 (sembilan lembar pecahan Rp. 100 ribu dua lembar pecahan Rp. 50 ribu), Februari (25 lembar pecahan Rp. 100 ribu dan selembar pecahan Rp. 20 ribu, Maret (66 lembar pecahan Rp. 100 dan selembar pecahan Rp. 50 ribu), April (31 lembar Rp. 100, sepuluh lembar pecahan Rp. 50 ribu, dua lembar pecahan Rp. 20 ribu dan selembar pecahan Rp. 10 ribu), Mei (32 lembar pecahan Rp. 100 ribu, delapan lembar pecahan Rp. 50 ribu dan empat lembar Rp. 20 ribu), serta Juni (33 lembar pecahan Rp. 100 ribu dan 12 lembar pecahan Rp. 50 ribu).

Apa yang bisa dilakukan pihak BI, kata Sudiartha, adalah mensosialisasikan kepada pada masyarakat tentang uang palsu itu. Selain itu, BI juga bekerja sama dengan Direktorat Reserse dan Kriminal Kepolisian Daerah Bali. "Kewenangan BI tidak sampai ke penyidikan yang merupakan kewenangan kepolisian. Untuk itu kami bekerjasama dengan mereka. Tapi, hasilnya belum ada laporannya ke kami," kata Sudiartha.

Sementara itu, untuk mengantisipasi masuknya uang palsu dalam jumlah besar ke masyarakat, Pengawas Bank Eksekutif BI Denpasar, Dadang Sudarma mengatakan, BI memperketat pengawasan terhadap uang masuk dalam jumlah besar ke bank. "Ini untuk membatasi ruang gerak para pengedar uang palsu ke bank. Sesuai dengan aturan, jika ada setoran di atas Rp. 100 juta, bank itu harus melakukan pengenalan mendalam terhadap nasabah. Harus ditanya, uang itu dari hasil apa. Apa lagi masuk dalam jumlah miliaran dan triliunan," kata Dadang.

Raden Rachmadi - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Soal Al Zaytun, KPU Tetap Pada Putusan KPU Jawa Barat
PPP Inginkan Koalisi Permanen di Putaran Kedua
Muktamar NU ke-31 Digelar di Boyolali
PRD Serukan Golput
PAN Sulawesi Akan Golput di Putaran Kedua
PKS Segera Umumkan Rekomendasi untuk Pilpres Putaran Kedua
Panwaslu Temukan Kejanggalan dalam Pilpres di Al Zaytun
40 Persen Warga Sumsel Golput
PKS Tak Golput di Putaran Dua
TNI AD Bantah Survei Kewilayahan Terkait Pemilu
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Apa Kata Megawati Soekarnoputri
Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden
Jadwal Kampanye Pemilu Presiden
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
> selengkapnya...

Website

Mahkamah Konstitusi
Situs Hamzah Haz
Situs Wiranto
Situs PKS di Belanda
Situs PKS di Jepang
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2004>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data