Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bali

"Rajawali-Dewata" Tim Sukses SBY - Kalla di Bali
Selasa, 04 Mei 2004 | 12:07 WIB

TEMPO Interaktif, Denpasar: Tim sukses untuk pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono - Yusuf Kalla di Bali, telah terbentuk. "Rajawali Dewata" begitu nama tim itu, menyesuaikan dengan nama tim di Jakarta. "Sebelumnya ada usulan sejumlah nama, misalnya "Pelangi Dewata"," kata Ketua Tim Jro Karang Suarsana, Selasa (4/5). "Tapi karena nama tim di Jakarta adalah "Rajawali", kami putuskan untuk menyesuaikan diri," kata pengusaha pariwisata ini.

Pertemuan untuk pembentukan tim itu sendiri sudah dilakukan Senin (3/5) kemarin, di hotel miliknya "Bali Tropic Benoa". Selain pengurus Partai Demokrat hadir pula sejumlah Ketua Parpol kecil di Bali, antara lain Gde Ngurah Wididana dari Partai Pelopor, Ketut Mandiri Natha (PNBK), Putus Suasta (PIB). "Dalam struktur, mereka kita masukkan sebagai wakil ketua," kata Jro Karang. Selain mereka, turut terlibat dalam tim, sejumlah pengusaha Bali diantaranya Wakil Ketua Kadinda Bali Panuadhiana Khun.

Tim ini akan dilengkapi dengan sejumlah seksi seperti seksi kampanye, pengerahan massa, media dan komunikasi, UU dan peraturan serta pengamanan dan pengawasan. Ditargetkan dalam 1 minggu ini, kepengurusan di sembilan kabupaten di Bali juga terbentuk. Menurut Karang, pihaknya sama sekali tidak kesulitan merekrut pengurus karena dukungan terhadap SBY-Kalla sangat kuat di Bali.

Pihaknya juga tidak menebar janji apa-apa. Bahkan untuk pendanaan lebih banyak dikeluarkan dari sumbangan pribadi. "Dari pusat juga belum ada indikasi akan ada bantuan," katanya sambil tertawa lebar.

Menurutnya, banyak sekali individu yang tergerak memberikan dukungan karena hanya pasangan SBY-Kalla yang bisa diharapkan menciptakan keamanan dan pertumbuhan ekonomi.

Ketua Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PIB) Bali Putu Suasta, membenarkan dirinya telah bergabung dengan tim tersebut. "Ini sebenarnya pilihan pribadi, tapi aspirasi massa PIB di Bali tampaknya juga seperti ini, apalagi kami jelas kesulitan mencalonkan Pak Sjahrir sebagai Persiden," katanya. Pilihan itu bukanlah kebijakan nasional dari PIB , tapi keberpihakan di tingkat lokal setelah melihat kondisi Bali. Sejauh ini memang belum ada arahan apapun dari Sjahrir sebagai Ketua PIB.

Sementara itu, Ketua Partai Pelopor Bali, Gde Ngurah Wididana menyebut, sejak awal Yudhoyono memang merupakan capres alternatif partainya bila Ketua Partai ini Rachmawati Soekarnoputri sulit diajukan sebagai calon presiden. Namun, menurutnya, diperlukan perjuangan dan strategi yang jitu untuk memenangkan pasangan ini di Bali meski popularitas mereka sudah cukup menjadi daya jual.

Sementara itu, Panudhiana Khun menegaskan, dirinya sebagai pengusaha mendukung pasangan ini karena keduanya memiliki kredibilitas yang tinggi. "Ada plus minusnya, tetapi kalau ingin keamanan dan kepastian hukum, pilihannya ada pada keduanya," katanya.

Rofiqi Hasan - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dipinang Golkar, Salahuddin Tunggu Sikap PKB
Cawapres Megawati Batal Diumumkan Hari Ini
Hamzah Sarankan Hasyim berpasangan dengan Megawati
Hasyim Temui Hamzah Haz
Hamzah Masih Terbuka Bagi Semua Calon Presiden
Tokoh Politik Bertemu di Rumah Zainuddin M.Z.
Gus Dur dan Hamzah Haz Bahas Kemungkinan Koalisi
Gus Dur-Hamzah Haz Gelar Pertemuan Tertutup
Siswono Yudhohusodo Belum Tentukan Pilihan
Seorang Caleg Janjikan Rp 2,7 Miliar untuk KPU Jawa Barat
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Profil Hasyim Muzadi
Dana Kampanye Putaran Pertama Pemilu 2004
Sejarah Pemilu di Indonesia
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
UU RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Perubahan Atas UU No. 3 Tahun 1999 Tentang Pemilu
UU RI No.12 Thn.2003 Tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, Dan DPRD
> selengkapnya...

Website

Partai Demokrat
Departemen Dalam Negeri
Info Pemilu
Anti-Politisi Busuk
Politisi Busuk
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [7]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data