|
Nusa
SAR: Kemungkinan Mesin KMP Wimala Rusak dan Salah Manuver
07 September 2003
TEMPO Interaktif, Karangasem:Tenggelamnya kapal KMP Wimala Dharma kemungkinan akibat kerusakan mesin dan salah manuver. Penilaian ini dikemukakan Gede Dharmada, AA Alit Supartana, dan Wayan Suyatna, anggota Tim SAR Bali dalam keterangan pers di kantor Adpel Padangabai, Karangsem, Bali, Minggu (7/9).
Menurut Dharmada, dugaan ini berasal dari percakapan radio yang menunjukkan bahwa kebocoran dan kerusakan mesin karena kemasukan air dari lambung kapal. Air itu lantas naik ke kemudi. “Dari percakapan di radio, ada kerusakan mesin sehingga mengambil manuver ke arah Tenggara Tapekong,’’ ujarnya. Kepala Sub. Bidang dan Latihan SAR Nasional, Jose Rizal, ini masih dugaan. Untuk meneliti penyebab sebenarnya, SAR akan melakukan investigasi.
Kapal naas tersebut tenggelam di posisi Tenggara Tapekong atau berada pada posisi 0 drajat 33 menit 19 detik Lintang Selatan –115 drajat 37 menit 91 detik Bujur Timur. Posisi kapal sekarang berada di kedalaman 1000 meter. Untuk mencari korban yang belum ditemukan, pihaknya melakukan koordinasi dengan KRI Teluk Langsa, Kapal Kalindra, Patroli Polair, KN 326 Adpel Benoa, Boat Gita Samudra, dan juga helikopter.
Direktur Armada Operasi PT Dharma Lautan Ir. Bambang Aryo, kepada Wakil Gubernur Bali IGN Alit Kusuma Kelakan, mengatakan, peristiwa naas tersebut tidak ada hubungannya dengan kerusakan mesin, tetapi karena kondisi cuaca. Alasannya, setahun lalu Kapal ini pernah didocking di PT PAL dan mendapat predikat International Management Safety dari Dirjen Perhubungan Darat dan Laut.
Alit Kertaraharja – Tempo News Room
|