Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

BPK Puas pada Laporan Keuangan Badan Intelijen
Jum'at, 25 Juli 2008 | 18:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Gerak-gerik boleh rahasia. Tapi laporan keuangan sebuah lembaga intel tetap harus transparan. Itulah yang dilakukan Badan Intelijen Negara (BIN). Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan BIN tahun 2007. Ketua BPK Anwar Nasution menyatakan apresiasinya terhadap kerja keras BIN memperbaiki laporan keuangannya.



"Ini menunjukkan bahwa Pak Syamsir (Siregar, Kepala BIN) itu serius dalam memperbaiki laporan keuangannya, sebab sebelum dia masuk, laporan keuangan BIN itu disclaimer," ujarnya dalam jumpa pers usai membukan acara Rapat Kerja Pimpinan BPK Semester II-2008 di Kantor Pusat BPK, hari ini.

Anwar mengatakan prestasi yang didapatkan oleh BIN ini perlu dipertahankan dan dicontoh oleh instansi pemerintah lainnya agar transparansi dan akuntabilitas keuangan negara dapat terwujud.

"Kalau Pak Syamsir bisa seperti itu, masa propinsi, kabupaten dan walikota tidak bisa," jelasnya.

Anwar juga meminta agar daerah lain mengikuti jejak dari Propinsi Gorontalo yang dipimpin oleh Gubernur Fadel Muhammad dimana laporan keuangannya juga mendapatkan opini WTP. "Padahalkan Gorontalo bukan propinsi kaya, dia tidak punya pertambangan, yang ada hanya jagung dan kelapa," ujarnya.

Anwar menyebutkan laporan keuangan pemerintah pusat dan daerah sebagian besar masih memiliki opini disclaimer.

Gunanto E S/Tempo Newsroom

Dari Arsip Majalah TEMPO
Sulit Mengungkap Aktor Intelektual Pembunuhan Munir | 04 April 2005
De-Hendro-isasi? Saya dan Hendropriyono Biasa Saja... | 14 Pebruari 2005
Agen Nasional, Tugas Lokal | 14 Pebruari 2005
Persenan buat Agen Pejaten | 14 Pebruari 2005
Sang Pengganjal dan UU itu | 14 Pebruari 2005
Bongkar-Pasang di Markas Intel | 14 Pebruari 2005
Uang Palsu dari Madiun 34 | 24 Januari 2005
Intel Dambaan SBY | 13 Desember 2004
Bos Baru Pejaten Timur | 13 Desember 2004
Melacak Sarang Tikus ala Intel | 08 November 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Filipina Masih Memburu Dulmatin
Rp 899, Anggaran BIN Tahun Ini
Ketua Umum NU Sesalkan Rekomendasi BIN
BIN Dinilai Fokus Amankan Presiden, Lupakan Daerah Konflik
Badan Intelijen Buka Kantor di Bali
PPP Setuju BIN Tangkap Orang
BIN Minta Kewenangan Menangkap Orang
Panglima TNI : Setelah Desember Sweeping Senjata GAM
Polisi Menafikan Temuan TPF Munir
Pengamat : Intelejen Luar dan Dalam Negeri Dipisah
> selengkapnya...

Referensi

Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
InpresRI No. 5 Thn 2002 (kepada Kepala Badan Intelijen Negara sehubungan dengan terorisme)
Perpu 2/2002 tentang pemberlakuan Perpu 1/2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, pada peristiwa peledakan bom di Bali, 12 Oktober 2002
> selengkapnya...

Website

Badan Intelijen Negara

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk129036 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data