Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Burhanuddin Dipastikan Hadir
Kamis, 22 Mei 2008 | 08:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:
Tersangka aliran dana Bank Indonesia (BI), Burhanuddin Abdullah, dipastikan menghadiri serah terima jabatan Gubernur Bank Indonesia.

"Dijemput jam satu," ujar sumber Tempo di Jakarta, Kamis (22/5). Jabatan Burhanuddin akan digantikan Menteri Koordinator Perekonomian Boediono. Masa Jabatan Burhanuddin sendiri habis pada tanggal 16 Mei lalu.

Boediono adalah calon tunggal yang diajukan Pemerintah. Boediono merupakan calon pengganti yang kedua kalinya setelah dua calon sebelumnya ditolak DPR.

Menurut Direktur Hukum Bank Indonesia, Ahmad Fuad, BI telah menerima surat izin dari Komisi Pemberantasan Korupsi pada senin lalu. Surat bernomor B.11350/01/V/2008 itu ditandatangani oleh Wakil Ketua KPK bidang Penindakan Chandra M Hamzah.

Burhanuddin adalah tersangka dalam kasus aliran dana BI sebesar Rp 100 miliar. Kasus ini bermula ketika KPK menyelidiki hasil audit BPK terhadap laporan keuangan Bank Indonesia pada 2004. Dana audit itu disebutkan adanya aliran dana senilai Rp 31,5 miliar ke sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat di Komisi Keuangan dan Perbankan.

Dana sebagai biaya diseminasi dan diduga merupakan gratifikasi itu dikucurkan guna menjaga kepentingan bank sentral dalam pembahasan amandemen UU Bank Indonesia dan penyelesaian masalah bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Selain duit yang mengalir ke DPR, audit BPK itu mengungkap kucuran dana sejumlah Rp 68,5 miliar yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan hukum para mantan pejabat bank sentral yang terbelit kasus BLBI.

Disebutkan dalam audit itu, uang yang diambil dari Yayasan Pengembangan Perbankkan Indonesia (YPPI) atau Lembaga Perkembangan Perbankkan itu antara lain digunakan untuk membayar sejumlah pengacara dan para penegak hukum.

Purborini

Dari Arsip Majalah TEMPO
Dibidik dari Segala Penjuru | 11 April 2005
Longsor Digoyang Inflasi | 11 April 2005
Mosi Tak Percaya atau Apa | 28 Pebruari 2005
Bank Indonesia Harus Lebih Awas | 31 Januari 2005
Seperti Membunuh Kanker dengan Sup  | 15 Desember 1998
Rekapitalisasi Itu Mengundang Risiko  | 24 November 1998
Bisnis Sepekan | 17 Januari 2005
Bisnis Sepekan | 03 Januari 2005
Melacak Raibnya Kasbon BI  | 03 November 1998
Jangan-Jangan Angan-Angan  | 27 Oktober 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pasar Masih Percaya BI
Kalla : Tidak Ada Kevakuman di Bank Indonesia
BI Kecewa Penahanan Burhanuddin Abdullah
DPR Sahkan Boediono Jadi Gubernur Bank Indonesia
Boediono Dicecar soal BLBI
PDI P Dukung Boediono Jadi Gubernur BI
Kubu Penolak Makin Optimistis
Burhanuddin Kembali Penuhi Penggilan KPK
Gubernur BI Pastikan Tak Penuhi Panggilan KPK
Presiden Ajukan Nama Calon Gubernur BI Besok
> selengkapnya...

Referensi

Profil Miranda Swaray Goeltom
Profil Burhanuddin Abdullah
Latar Belakang Perusahaan Pengelola Aset Negara (PPA)
Keppres RI No. 17 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas Keppres No. 26 Tahun 1998 Tentang Jaminan Terhadap Kewajiban Pembayaran Bank Umum
Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
PP RI No. 47 Tahun 2001 Tentang Perubahan Keempat Atas PP No. 17 Tahun 1999 Tentang Badan PenyehatanPerbankan Nasional
> selengkapnya...

Website

Bank Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123454 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data