Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Dokter Tidak Tahu Imbauan IDI
Rabu, 21 Mei 2008 | 14:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah dokter tidak mengetahui da imbauan dri Iktn Dokter Indonesia (IDI) agar memberi peringanan atau pembebasan biaya konsultasi pada peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia, Rabu ini (21/05). Pasien tetap dikenakan biaya konsultasi seperti biasa.

Beberapa dokter yang praktek di daerah Ragunan, Pasar Minggu, dan Pejaten mengaku tidak mendapat pemberitahuan dari IDI tentang pelaksanaan iimbauan tersebut. "Saya tahu dari TV dan teman, tapi tidak ada pemberitahuan resmi dari IDI," kata Rama Dianti, dokter umum di Pola Medical Clinic, di Jalan Raya Ragunan.

Klinik Pola tetap memberlakukan biaya konsultasi seperti biasa. Menurut Danti, peringatan Hari Bhakti terlalu digembor-gemborkan tetapi pelaksanaannnya kurang sosialisasi.

Muna Puspita, dokter umum yang praktek di klinik Medira, Jalan Taman Margasatwa Ragunan mengungkapkan hal yang sama. "Tidak ada edaran, saya tahu dari TV." katanya. Kliniknya juga tetap memungut biaya konsultasi kepada pasiennya.

Sebuah klinik di Pejaten juga masih memungut biaya konsultasi kepada pasiennya sebesar Rp 20 ribu. Pasien yang datang ke klinik Keluarga Mutiara Pejaten itu juga tidak ada yang menanyakannya. "Pasien tetap bayar biaya konsultasi, dan tidak ada edaran." kata Sahat Sagala, dokter umum yang praktek di klinik itu. Aqida Swamurti

Dari Arsip Majalah TEMPO
Antara Quinlan dan Agian | 01 November 2004
Yang Dituding Tak Melindungi Pasien | 11 Oktober 2004
Eliminasi Kemampuan Rohani Calon Presiden  | 26 April 2004
Melindungi Pasien dengan Hukum  | 22 Maret 2004
Mengawasi 'Wakil Tuhan'  | 22 Maret 2004
Melanggar Rambu, Mencetak Dokter  | 25 Juni 2001
Cerita Lama versi Baru  | 11 Juni 2001
Empat Dokter dan Kesehatan Presiden  | 21 Mei 2001
Dari Jantung ke Impotensi  | 05 Maret 2001
Skandal Jual-Beli Organ Atas Nama Riset Kedokteran  | 12 Pebruari 2001
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

IDI Imbau Dokter Gratiskan Pengobatan
IDI Minta Pemerintah Atur Etika Iklan Kesehatan
IDI: Indonesia Kekurangan Dokter
IDI Adukan Penganiayaan Dokter di Penjara Wirogunan Kepada Wapres
IDI Usulkan Pembentukan Dokter Keluarga
Gugatan Malpraktik Terhadap Tiga Rumah Sakit Kandas
IDI: Tugas Dokter Selalu Beresiko
LBH Kesehatan Laporkan Malpraktek Dokter ke Polda Metro Jaya
LBH Kesehatan: Pasien di Indonesia Tak Terlindungi
IDI Siap Hadapi Tuntutan Gus Dur
> selengkapnya...

Referensi

Baku Tuding Malapraktek
Sebaran Demam Berdarah Dengue 1968 - 2003

Website

Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123400 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Geliat Bisnis Islami
Pemerintah Surabaya Jamin Pasokan Makanan Aman
Mozaik Kisah Perjalanan Gaghana
Jazz, Enak dan Nyaman buat Ngebut
'Selamatkan Dunia, Kurangi Makan Daging'  

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data