|
Palu Digoncang Bom
Sabtu, 31 Desember 2005 | 09:12 WIB
TEMPO Interaktif, Palu:Sebuah bom berdaya ledak tinggi sekitar pukul 7.00 WITA Sabtu ini (31/12) mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah. Lokasi ledakan terletak wilayah Maesa, Palu Timur, tepatnya di Jalan Sulawesi.
Dari pengamatan di lapangan, pasar penjualan daging khusus (babi) menjadi sasaran bom. Kondisi pasar berhamburan, atap pasar beterbangan, tiang-tiang pasar patah-patah. Pasar daging khusus tersebut memang tak berdinding hanya beratap.
Sementara, daging babi berserakan di sekitar pasar. Para penjual sudah tak peduli dagangannya. Mereka meninggalkan pasar, lari sejauh mungkin untuk menghindari kemungkinan bom susulan.
Sejumlah saksi mata yang ditemui mengatakan Sabtu pagi di pasar tersebut sangat ramai dikunjungi para pembeli yang berbelanja untuk keperluan tahun baru besok. Robert (30) warga Maesa yang rumahnya berhadapan dengan pasar mengatakan saat bom meledak ia masih tidur. Ia mendengar ledakan keras sekali sehingga ia hanya memakai celana pendek lari dari rumahnya untuk menyelamatkan diri. "Seperti rumah saya yang kena bom, getarannya keras sekali," ungkapnya.
Robert kemudian melihat ada tiga korban yang tergeletak di tempat kejadian. Ia memperkirakan ada banyak korban
ledakan bom itu karena pasar lagi ramai-ramainya.
Sementara itu pihak aparat keamanan saat ini masih sibuk menertibkan warga yang datang melihat lokasi. Tim Gegana juga sudah datang mengolah tempat kejadian perkara (TKP). Tiga buah ambulan juga terlihat lalu-lalang menyembunyikan
sirinennya. Kawasan Maesa yang merupakan perkampungan warga Kristen di Palu juga sudah diberi garis polisi.
"Kita masih sibuk belum ada keterangan yang diberikan," kata Juru Bicara Polda Sulawesi Tengah, Ajun Komisaris Besar Polisi Rais Adam yang kini sudah berada di lokasi.
darlis
| Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS.
Ketik TIJAWAB<spasi>brk71546<spasi>komentar dan kirim
ke 9333 |
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|