|
Presiden Pertimbangkan Saran PKS Soal Kenaikan Gaji Pegawai
Minggu, 31 Juli 2005 | 14:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjanji akan memperhartikan saran Partai Keadilan Sejahtera agar lebih mengutamakan kenaikan gaji pegawai bergaji rendah daripada pejabat tinggi.
"Mudah-mudahan nanti, ada kebijakan yang tepat di dalam meningkatkan kesejahteraan mereka (pegawai golongan rendah)," kata Presiden pada penutupan Musyawarah Nasional ke-I PKS di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (31/7).
"Mereka yang tidak menerima gaji seperti buruh, petani, dan nelayan juga akan mendapat kepedulian agar bisa meningkatkan kesejahteraannya," kata Presiden lebih lanjut.
Presiden PKS Tifattul Sembiring dalam pidato penutupan musyawarah menyebutkan, menaikkan gaji para pejabat tinggi negara baik di lembaga legislatif maupun eksekutif saat ini tidak tepat. "Hal itu dapat melukai kebanyakan hati masyarakat yang sedang bergulat dengan krisis," ujarnya.
Menurut Tifatul, PKS justru mendukung kenaikan gaji untuk pegawai golongan rendah dan TNI/Polri berpangkat bintara atau tamtama. "Seraya mendorong mereka untuk meningkatkan semangat dan kinerjanya," ia menambahkan. Sunariah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K21A20603_high_thumb.jpg) |
![Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K15A40706_high_thumb.jpg) |
| Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
|
|
| Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|