Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Komite Solidaritas Munir Akan Pantau Sidang Pollycarpus
Minggu, 31 Juli 2005 | 14:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Asmara Nababan, mantan anggota tim pencari fakta dan aggota Komite Solidaritas Munir menyatakan akan memantau secara intensif persidangan Pollycarpus Budihari Priyanto, tersangka kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.

"Saya tidak mau kasus Munir berakhir di persidangan Pollycarpus," katanya kepada Tempo, Minggu (31/7)

Asmara berpendapat bahwa Pollycarpus adalah "bagian kecil dari pembunuhan Munir". Ia menilai masih perlu pengungkapan yang lebih mendalam karena pasti banyak aktor intelektual yang bermain di belakang Pollycarpus.

"Persidangan nanti bisa menjadi tambahan bagi kami untuk mengungkapkan kasus Munir mendekati 100 persen, " katanya.

Untuk menguatkan hal tersebut, Asmara menyatakan akan terus mendesak Presiden untuk segera mengumumkan informasi tentang temuan tim pencari fakta. "Supaya masyarakat tahu bahwa Pollycarpus punya dalang di balik layar," katanya.

Pollycarpus akan disidangkan dua pekan mendatang. Jumat (29/7), Pengadilan Negeri Pusat sudah menerima berkasnya dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Menurut Jaksa Penuntut Umum yang menangani perkara ini, Pollycarpus akan dijerat oleh pasal-pasal tentang pembunuhan berencana. Maksimal hukumannya seumur hidup.

Majelis hakim yang menangani perkara ini, menurut Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, terdiri dari lina orang hakim yaitu Cicut Sutijarso sebagai ketua, dengan anggota Sugito, Ridwan Mansyur, Liliek Mulyadi, dan Agus Subroto. Anton Aprianto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tak Ada Kejahatan Sempurna | 11 April 2005
Sulit Mengungkap Aktor Intelektual Pembunuhan Munir | 04 April 2005
Di Markas PBB Ia Bersaksi | 21 Maret 2005
Setelah Presiden Menelepon | 21 Maret 2005
Tongkat Sudah Mengarah ke Atas | 07 Maret 2005
Kalau Konspirasi, Pasti Lebih Rapi | 07 Maret 2005
Prarekonstruksi Selalu Batal | 07 Maret 2005
Tiga Surat yang Janggal | 07 Maret 2005
Membongkar Konspirasi | 07 Maret 2005
Di Ambang Babak Baru | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Direktur Program Imprasial, Rachland Nashidik (kiri)  dan Direktur Eksekutif Imparsial, Munir saat konferensi pers menanggapi pernyataan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, Yusril Ihza Mahendra, di kantor Imparsial Jl. Diponegoro, Jakarta, Jumat, 12 September 2003.  [TEMPO/Agung Rahmadiansyah; K18A/423/2003; 20030912]. Direktur Program Imprasial, Rachland Nashidik (kiri)  dan Direktur Eksekutif Imparsial, Munir saat konferensi pers menanggapi pernyataan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, Yusril Ihza Mahendra, di kantor Imparsial Jl. Diponegoro, Jakarta, Jumat, 12 September 2003.  [TEMPO/Agung Rahmadiansyah; K18A/423/2003; 20030912].
Rachland Nashidik dan Munir
Rachland Nashidik dan Munir

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kejati DKI Terima Berkas Pollycarpus
Pollycarpus Segera Disidang
Pollycarpus Terancam Hukuman Mati
Leo Batubara : Pemberitaan Media Massa Soal Hendro Tidak Menghakimi
Hendropriyono: Saya Telah Diadili Pers
Polri Bentuk Tim Baru Kasus Munir
Rekonstruksi Tak Temukan Fakta Baru Kematian Munir
Hendropriyono : TPF Pengecut
Tim Munir DPR Skor Rapat Tunggu Kehadiran TPF
Lusa TPF Laporkan Kerjanya pada Presiden
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus Kematian Munir

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia
Imparsial


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Cabut Berkas, Saksi FPI Mengaku Diintimidasi Polisi
Massa Wahid Juga Tidak ke Kantor Komisi Pemilu Nganjuk
Lembaga Perlindungan Saksi Minta Dilantik Presiden
Calon Legislator Aceh Memulai Uji Baca Quran
Pemda Jakarta Intruksikan Satuan Kerja Segera Lakukan Tender

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data