Berita terkait selengkapnya Jika Pak Guru Naik Pangkat (14 Juni 1999) PNS dan ABRI: Gaji Harus Besar (02 Maret 1999) Tak Rela Dipotong Golkar (23 Pebruari 1999) Hubungan Korpri-Golkar (01 Pebruari 1999) Korpri, Contohlah ABRI (26 Januari 1999) "Saya Pesimistis, Bisa Tepat Waktu" (26 Januari 1999) "Mereka Ingin Golkar Konflik" (26 Januari 1999) Mereka Ingin Korpri Netral (26 Januari 1999) Tukar Guling dan Jurus Pelampung (19 Januari 1999) Juru Runding Suu Kyi (22 September 2003) Menjual Madu Gaji Ke-13 (29 Maret 2004) Sekadar Menghitung Ulang (14 Juli 2003) Meringkus GAM Kantoran (07 Juli 2003) Agar Gaji Pegawai Negeri Aman (09 Pebruari 2004) Pemerintah Mendata Ulang Pegawai Negeri (23 Juni 2003) Ribuan Kades ’Tongpes’ (19 Januari 2004) Pengganti Hari Libur (31 Maret 2003) Aturan Kampanye Pejabat Publik (24 Pebruari 2003) Tanggapan Pemda Kutai (27 Januari 2003) Mereka Bukan Dokter Sartika (22 April 2002) Tak Bergantung pada Pegawai Negeri (15 April 2002) Untuk Badan Kepegawaian Negara(25 Pebruari 2002) Musim Mutasi(05 Maret 1977) 1977: Biar Prihatin Asal Populer(08 Januari 1977) Memang Khabar Baik: Naik(08 Januari 1977) Soal Pegawai Negeri Tak Ada Instruksi(10 April 1976) Ingin Jadi Pegawai Negeri(25 Oktober 1975) Murah Dan Mujarab(23 November 1974) Taqwa & Kucing(12 Oktober 1974) Hikmah "Sidik"(07 September 1974) 24 Jam "Sidik"(27 Juli 1974) 24 Jam "Sidik"(27 Juli 1974) Yang Dagang & Pemegang Saham(16 Maret 1974) Dari Kantor Ke Bukit(02 Maret 1974) Nyelonong De DPR(05 Januari 1974) Angka-Angka Memburu(17 November 1973) Kartu Kuning Para Pegawai(13 Januari 1973) 37 « Jam(01 April 1972) Keppres Seragam(18 Maret 1972) Memburu Depkeu(04 Maret 1972) Siapa Pegawai RI ?(12 Pebruari 1972) Langkah Amir(12 Pebruari 1972) Sumbangan Ketupat(30 Oktober 1971) Karyawati & Istri Karyawan(16 Oktober 1971) Rekreasi Pengawai Negeri(18 September 1971) Menunjang Pensiunan(17 April 1971) Dale Carnegie Seksi Repot & ...(03 April 1971) Gaji Naik: Berakhirkah Masa Nyambi ? (03 April 1971) Gambar Sampul(03 April 1971) Gedung-Gedung(20 Maret 1971) Mewujudkan Cita-Cita Lama(09 Juni 1979) Setelah 14 Tahun Berjuang(09 Juni 1979) Masih Muda, Kok Pensiun?(07 April 1979) Giliran Mereka Yang Agak Mampu(07 April 1979) Sadarlah Wahai Pembesar(01 Desember 1979) Guru Atau Sokoguru Dengan Derita?(02 Juni 1979) Minta Ditambah 4 Tahun(31 Maret 1979) Dengan NIP Tanpa Gaji(16 Pebruari 1980) Gaji Baru, Bukan Pegawai Negeri(12 Desember 1981) Soal Izin Calon(26 Desember 1981) Kerja Kurang, Gaji Tinggi(06 November 1982) Kerja Kurang, Gaji Tinggi(06 November 1982) Pak pos mencari perangko(04 Desember 1982) Iming-Iming Dari Tim-tim(30 Juni 1984) Tambah pegawai, tambah ruwet(03 Maret 1984) Sumpah bojonegoro(21 Desember 1985) Pegawai Disunat PON? (16 Maret 1985) Akhir Wartawan Humas(05 April 1986) Kalau BAKN Bisa, Mengapa(21 Mei 1988) Kalau BAKN Bisa, Mengapa(21 Mei 1988) Hanya satu harapan: SK(31 Juli 1993) Mencukai pegawai(04 September 1993) Pinjamkanlah kepada para pensiunan(04 September 1993) Gebrakan baru silalahi(14 Agustus 1993)