|
Rp 63 Miliar Bantuan Aceh Belum Dilaporkan
Jum'at, 29 Juli 2005 | 14:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Hingga kemarin, jumlah bantuan untuk Aceh dan Nias yang sudah dilaporkan ke Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi (Bakornas PBP) baru mencapai Rp 319 miliar.
“Masih kurang Rp 63 miliar,” ujar Tabrani, Deputi I Bidang Penanggulangan Bencana Bakornas PBP saat ditemui Tempo di ruang kerjanya, Jumat (29/7).
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mencatat jumlah bantuan yang masih tersisa di posko pemerintah hingga Februari lalu sebesar Rp 382 miliar. Jumlah ini yang harus dilaporkan ke Bakornas. Jumlah bantuan dalam negeri sendiri selama masa tanggap darurat mencapai Rp 1,2 triliun.
Sementara itu, dari 1.220 posko pemerintah, baru 611 posko yang menyerahkan laporan. Dari 1123 posko pemerintah daerah, 532 yang baru melapor. Dari 91 posko BUMN, baru 67 yang sudah melapor. BPKP juga mencatat enam posko di Departemen, tapi ternyata yang melapor bertambah menjadi 12 posko.
Menurut Tabrani, pemda yang belum melengkapi laporan tetap akan ditunggu. Bakornas sendiri mengontak tiap hari ke setiap satkorlak. “BPKP juga memantau melalui perwakilannya didaerah,” katanya.
Bakornas sendiri akan tetap melaporkan ke BPK apapun hasilnya. “Yang penting laporannya dahulu baru nanti evaluasi kendala,” katanya.
Kesulitan yang mungkin ditemui auditor BPK, kata Tabrani, adalah pengecekan sisa dana bantuan ke masing-masing posko. Proses ini kemungkinan memakan waktu lama. Namun Bakornas menyarankan masing-masing posko untuk tetap melaporkan, “Walaupun uangnya sudah habis. Paling tidak dilaporkan untuk apa penggunaannya”. Ami Afriatni
INDEKS BERITA LAINNYA :
|