|
MUI Tidak Menyetujui Penolakan Ahmadiyah dengan Kekerasan
Kamis, 28 Juli 2005 | 16:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan sikap beberapa kelompok yang menggunakan kekerasan dalam melakukan penolakan terhadap aliran Ahmadiyah.
"Kita tidak mendukung bila penolakan Ahmadiyah dengan cara anarkis," ujar Umar Shihab, salah satu Ketua MUI, ketika ditemui di sela-sela Munas ke-7 MUI di Jakarta, Kamis (28/7).
Umar menambahkan, MUI dalam hasil Munasnya akan kembali menegaskan bahwa aliran Ahmadiyah itu adalah haram hukumnya. Namun, jika ada warga yang menggunakan kekerasan, MUI tidak menyetujuinya. Ia mengimbau kepada masyarakat dan pengikut Ahmadiyah, agar bisa kembali ke jalan Islam yang baik.
Selain itu, Umar meminta agar pemerintah lebih bijaksana dalam menanggapi kasus ini. "Pemerintah lebih bijaksana dan tidak perlu dengan cara represif untuk menolak Ahmadiyah," ujarnya. Ia menilai pengikut aliran tersebut masih dapat dibina dengan cara yang lebih baik agar menyadari kesalahannya.
yudha setiawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|