|
Mahasiswa UGM Demo Antikenaikan Gaji Presiden
Kamis, 28 Juli 2005 | 11:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Rencana kenaikan gaji pejabat negara dan anggota badan legislatif dikecam mahasiswa. Sekitar 50 orang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (28/7), unjuk rasa menolak rencana itu.
Aksi mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahassiwa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) dan sejumlah fakultas di UGM berlangsung di Boulevard kampus setempat. Mereka menyatakan, pejabat negara dan kalangan eksekutif tidak mempunyai nurani karena menaikkan gaji di saat sebagian besar masyarakat dalam kondisi memprihatinkan.
"Inilah bentuk kebobrokan moral bangsa ini," kata Presiden Mahasiswa UGM Hanta Yudha.
Dalam aksinya itu, para mahasiswa juga mengusung sejumlah spanduk dan poster. Intinya mengecam renana kenaikan gaji DPR, presiden, wakil presiden, dan pejabat negara. Kenaikan gaji tersebut dinilai sangat tidak manusiawi karena tidak mempertimbangkan kondisi rakyat.
Usai melakukan aksi di Bulevard, para mahasiswa melanjutkan aksinya ke gedung DPRD DIY di Jalan Malioboro. Mereka kembali menyuarakan tuntutan yang sama. Syaiful Amin
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|