|
Idealnya Pasukan Organik TNI AD di Aceh 21 Ribu
Rabu, 27 Juli 2005 | 19:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Jumlah ideal pasukan organik di Aceh sebanyak 21 ribu personil, atau 30-an batalyon. Jumlah itu, menurut Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal Kohirin Suganda Saputra, belum termasuk marinir Angkatan Laut dan Angkatan Udara.
“Saat ini di sana baru 11 ribu,” kata Kohirin saat bertandang ke kantor Majalah Berita Mingguan Tempo, Jalan Proklamasi, Rabu (27/7).
Saat ini, lanjut dia, sedang disiapkan tambahan beberapa batalyon yang tersebar di beberapa lokasi di pinggiran Aceh. "Sudah dimulai dengan beberapa kompi-kompi yang tersebar di sana," imbuhnya.
Sementara itu, menurut Kohirin, menunggu ditandatanganinya kesepakatan kelanjutan perundingan formal pemerintah Indonesia dan GAM, 15 Agustus 2005 mendatang, TNI memastikan prajuritnya di lapangan tidak bersikap ofensif. "Dalam arti tidak mengejar, mencari-cari dan memburu, tapi melakukan pengamanan di mana dia jaga saja dengan radius pendek," kata Kohirin.
Panglima TNI secara Jenderal Endriartono Sutarto, telah mengumpulkan para komandan lapangan untuk memberikan briefing kepada mereka agar menerima draf kesepakatan Helsinski. Agus Supriyanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
 |
![Murid Sekolah Menengah Umum (SMU) berseragam pramuka menyambut kedatangan Menko Politik dan Keamanan, Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah dengan membawa bendera kertas merah putih di desa Seunuddon , Aceh Utara, Sabtu, 7 Juni 2003. [TEMPO/ Rully Kesuma; Digital Image; 20030901].](/hg/photostock/2005/02/15/s_RK03061560_high_thumb.jpg) |
|
|
| Penyambutan Kedatangan Menko Polkam di Aceh
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|