Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sembilan Tahun Peristiwa 27 Juli Diperingati
Rabu, 27 Juli 2005 | 08:59 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Hari ini 9 tahun peristiwa penyerbuan Kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia, Jln. Diponegoro, Jakarta Pusat. Ratusan massa sejak semalam telah berkumpul di Tugu Proklamasi, Jakarta, mengadakan malam renungan. Rencananya pagi ini akan melakukan long march di Jalan-jalan utama Kota Jakarta.

Peristiwa 27 Juli dimulai karena PDI yang dipimpin oleh Megawati Sukarno Putri tak disukai oleh pemerintah waktu itu, Presiden Suharto. Pemerintah membentuk Ketua PDI lain pimpinan Soerjadi. Karena saat itu Megawati sudah berkantor di kantor Partai Jln. Diponegoro, dan tempat itu dijadikan panggung politik oleh para pendukungnya, membuat pemerintah gerah.

Menurut berita acara pemeriksaan polisi, pukul 05.00 pagi massa dikumpulkan di kawasan Sudirman Centre Distrik Bisnis (SCBD), di bawah kantor Gedung Artha Graha. Sutiyoso, waktu itu Panglima Daerah Militer Jayakarta, menurut BAP polisi, tampak menyuruh massa menaiki truk yang sudah dipersiapkan. Lalu massa yang kebanyakan berbadan tegap diberikan kaos partai berwarna merah.

Sabtu pagi, 27 Juli 1996 itulah massa di Kantor Partai itu diserbu dengan brutal. Di luar para penyerbu dibantu oleh polisi. Beberapa orang dikabarkan tewas, sejumlah orang hilang, ratusan orang luka-luka, dan ratusan pendukung Megawati ditangkapi dan ditahan. sayangnya, saat Megawati menjadi Presiden, para pejabat yang membekingi kerusuhan itu tak pernah tersentuh oleh tangan-tangan hukum. Bahkan PDI Perjuangan di bawah Megawati mendukung kembali Sutiyoso menjadi Gubernur DKI untuk kedua kalinya. Ironis.

Kapolda Metrojaya, Inspektur Jenderal Firman Gani minta, peringatan 27 Juli, berlangsung dengan tertib dan aman. Menurutnya pelaksanaan pengamanan dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Pusat dan dibantu dua kompi dari Polda Metrojaya. "Kami mem-back up dengan 200 personil,"katanya.

Ahmad Taufik

Dari Arsip Majalah TEMPO
PDI Perjuangan Pangkat Dua | 11 April 2005
Mimpi yang Terkubur di Bali | 04 April 2005
Sebaiknya Mega Tak ke Pemilu Presiden | 04 April 2005
Sebuah Kabinet Prerogatif | 04 April 2005
Setelah Mega dan Guruh Berpelukan | 04 April 2005
Opera Sabun Kongres Partai Banteng | 04 April 2005
PDI Perjuangan, Sebuah Partai Teater | 04 April 2005
Putusan Aman Sementara | 04 April 2005
Memodernkan Si Moncong Putih | 28 Maret 2005
Panas Sejak Permulaan | 28 Maret 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes mengenai kasus 27 Juli 1996 dengan membawa boneka bergambar muka Feisal Tanjung di depan Istana Wakil Presiden, Jakarta tahun 2000 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 30d/104/2000; 2000/06/20]. Protes mengenai kasus 27 Juli 1996 dengan spanduk bertuliskan tegakkan supremasi hukum di depan Istana Wakil Presiden, Jakarta tahun 2000 [TEMPO/ Bernard Chaniago; 30d/104/2000; 2000/06/20].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polusi Udara Jakarta Terburuk ke Tiga di Dunia
Kedutaan Amerika Menyatakan Siap Bongkar Pembatas Jalan
Sidang Gugatan Megawati Ditunda
Massa PDIP Siap Banjiri Persidangan Megawati
DKI Siapkan Langkah Penghematan Bahan Bakar
Kurangi Polusi, Pengusaha Otomotif Diminta Tanam Pohon
INCIS : Rapor Sutiyoso Merah
Pakar : Perpres Nomor 36/2005 Disalahgunakan Penyelenggara Negara
Soal Perpres Gubernur Sutiyoso Minta Rembukan
DPR Minta Sutiyoso Tak Melaksanakan Perpres 36/2005
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi Kasus 27 Juli 1996
Konflik Sampah, Lemahnya Manajemen Persampahan
Kompos, Salah Satu Jalan Keluar Problem Sampah
Reusable Sanitary Landfill, alternatif pengolahan sampah Jakarta
Keppres RI No. 2 Tahun 2004 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Perdana Menteri Singapura Minta Kepastian Status Batam
Industri Kreatif Serap 5 Juta Tenaga Kerja
Pemerintah Anggarkan Rp 400 Juta Untuk Paten
KPK Geledah Ruang Pamer Mobil di Depok
Polisi Usut Teror di Rumah Zakat

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data