Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Minta Ulama Tentramkan Masyarakat
Selasa, 26 Juli 2005 | 21:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Musyawarah Nasional ke VII Majelis Ulama Indonesia di Istana Negara, Selasa (26/7), meminta agar para ulama memainkan peranannya sebagai tokoh panutan umat Islam. Para ulama diminta menenteramkan hati umat maupun masyarakat di dalam menghadapi berbagai masalah bangsa ini.

Presiden Yudhoyono tidak hanya sekedar memohon para ulama untuk menenteramkan umat, tapi juga berharap memperoleh saran dan kritik dari para ulama terkait berbagai hal. "Tidak hanya yang berkaitan dengan masalah keagamaan, tapi juga berbagai masalah yang dihadapi bangsa,"katanya.

Pemerintah berharap mendapat kritik dan saran dari para ulama di bidang energi. Masyarakat Indonesia, sudah puluhan tahun menikmati subsidi BBM. Namun, belakangan produksi minyak terus menurun sehingga Pemerintah terpaksa mengimpor minyak dengan patokan harga minyak dunia yang tinggi.

Pemerintah, semakin menghadapi dilema dan hal ini sangat memberatkan APBN. Oleh sebab itu pemerintah akan sangat berterima kasih jika para ulama juga membantu memberikan penjelasan kepada masyarakat luas.

Selain masalah energi, Presiden juga meminta pengertian dan dukungan dari para ulama dalam menyelesaikan masalah Aceh dan Papua. Pemerintah, meyakini penyelesaian masalah Aceh melalui perundingan damai sejalan dengan UUD, Tap MPR maupun Undang-undang yang berlaku. "Dengan pengertian rakyat, Insya Allah permasalahan Aceh dapat diselesaikan mulai pertengahan bulan Agustus ini,"kata Yudhoyono.

Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI, KH. Sahal Mahfudh dalam sambutannya menyatakan, MUI mendukung kebijakan yang ditetapkan Presiden dalam membongkar kasus-kasus penyelewengan dana publik. "Kami berharap kebijakan itu dapat berjalan terus dan menjangkau setiap instansi di negeri ini,"kata Sahal.

Dimas Adityo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Mau Naik Terang-Benderang | 28 Pebruari 2005
Dilema SBY | 28 Pebruari 2005
Skenario yang Berubah | 21 Pebruari 2005
Cabut Subsidi Demi Rakyat Miskin | 14 Pebruari 2005
Memilih Djoko, Menerima Ryamizard | 14 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Surat Pembaca | 07 Maret 2005
Perlu Undang-Undang Kementerian Negara | 07 Pebruari 2005
Bayangan Atas Nama | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507]. Iring-iringan panser dan kendaran operasional TNI (Tentara Nasional Indonesia) melintas bawah spanduk
Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
TNI di Aceh
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Langgar Konstitusi, Perjanjian Damai Dengan GAM Disetujui DPR
Kasus Korupsi di Dinas Kebakaran Mulai Disidang
Presiden Hanya Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR
Kejaksaan Periksa Serikat Pekerja PLN
Presiden-DPR Konsultasi Soal GAM Awal Agustus
PM Hongaria Kunjungi Presiden Yudhoyono
Anak Indonesia Desak Pemerintah Bentuk Kementerian Khusus Anak
Anak-Anak: Pak SBY Siapa Punya?
FPDIP dan FPKB Desak Paripurna Khusus
Presiden: Timtas Tipikor Lembaga Koordinasi
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
PP RI No.69 Thn.1999 Tentang Label Dan Iklan Pangan
> selengkapnya...

Website

Gerakan Aceh Merdeka
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk64434 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Venus Juara Wimbledon Kelima Kalinya
Pole Position Pertama Kovalainen
Pengendara Motor Tewas Akibat Jatuh Saat Boncengan Berlima
Jusuf Kalla Siap Suntik Dana Kampanye Jagonya di Jawa Timur
Cagub Jatim Tolak Kontrak Politik Penghapusan Sunat Perempuan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data