|
FUI : Polisi Purwakarta Tak Serius Berantas Judi
Selasa, 26 Juli 2005 | 16:00 WIB
TEMPO Interaktif, Purwakarta:Forum Ulama Indonesia (FUI) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menilai aparat kepolisian, di daerahnya tidak serius menangani persoalan judi terutama jenis toto gelap alias togel. Indikasi ketidakseriusan tersebut, karena hanya berani menangkapi para pengedar kelas teri, juga masih ditemukannya praktik perjudian yang didalangi oleh agen kelas kakap yang tetap lolos dari buruan polisi.
K.H Abdullah Djoban, Ketua FUI Kabupaten Purwakarta,
kecewa pada polisi. "Perjuadian masih tetap ada dan bandarnya tak pernah ditangkap,"katanya, Selasa (26/7)Djoban menunjuk lokasi perjudian di lokasi dekat SMPN 6 Cigedogan, Komplek Purnawarman yang dikelola bandar besar bernama Dede.
Djoban siap mengambilalih tugas polisi jika polisi tidak berani melakukan penangkapan terhadap para bandar judi besar. "Kami siap melakukan tuga amar maruf nahyi munkar tersebut. Beri kami legalitas, mereka pasti akan kami libas,"kata Djoban.
Jika legalitas kewenangan untuk menangkap bandar judi itu diterima dari polisi, Kiai Djoban berjanji tidak akan melakukan tindakan anarkis.
Ajun Komisaris Besar Zainul Arifin, Kepala Polres
Purwakarta, menampik tudingan FUI terhadap institusi
yang dipimpinnya itu. "Mestinya FUI bersikap
obyektif. Perkiraan saya, semua jenis perjudian di Purwakarta sudah tak ada lagi."
Menurut Zainul, sampai sekarang, tiap hari jajarannya
terus melakukan sweeping ke setiap gang. Hasilnya,
sudah puluhan bahkan mungkin ratusan pelakunya sudah
ditangkap dan sebagian diantaranya sudah diajukan ke
meja hijau. Soal bandar togel bernama Dede, menurut Zainul, sudah ditangkap bahkan sudah divonis
pengadilan. "Perkara dia kini sudah ada di luar,
mungkin masa hukumannya sudah habis,"katanya.
Zainul juga menolak permintaan FUI yang memohon agar
mereka diberi kewenangan buat mencokok para pelaku
perjudian. "Nggak bisa. Undang-undang juga tidak
membenarkannya,"kata Zainul. Ia meminta elemen masyartakat tetap proaktif dalam memantau kegiuatan perjudian. "Jika ditemukan, segera lapor. Pasti kami segera menangkapnya,"ujar Zainul.
Nanang Sutisna
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|