Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Indonesia Ikuti Latihan Militer di Australia
Selasa, 26 Juli 2005 | 11:09 WIB

TEMPO Interaktif, Sydney: Kapal-kapal, pesawat udara, dan lebih dari 1.700 personel militer dari enam negara terlibat pada latihan militer bersama di perairan sebelah utara Australia, Selasa (26/7). "Latihan Kakadu" yang merupakan seri ketujuh latihan multinasional yang diikuti oleh Australia, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Papua Nugini, dan Indonesia.

Pasukan akan dibagi menjadi tim "lembayung" dan "hijau" untuk saling berlawanan. Mereka akan menghadapi serangan udara, darat, dan bawah laut guna meningkatkan kemampuan pada operasi militer di laut.

"Latihan ini sangat vital untuk memastikan kita (Australia) bisa bekerja secara efektif dan efisien dengan kekuatan militer dari negara lain," kata komandan pasukan laut Australia, Rear Admiral Davyd Thomas.

Pada latihan itu, Indonesia mengirimkan sejumlah kapal perang pemburu (fregate). Malaysia juga mengirimkan kapal yang sama. Adapun Papua Nugini membawa kapal-kapal patroli, Singapura membawa korvet dan pesawat, serta Selandia Baru mengerahkan pesawat patroli P3K Orion.

Tuan rumah Australia menurunkan lima kapal perang dan sebuah kapal selam, serta pesawat-pesawat tempur. Latihan yang akan dipantau oleh perwakilan dari angkatan laut India, Prancis, Korea Selatan, dan Thailand itu akan berakhir pada 12 Agustus. AFP

Dari Arsip Majalah TEMPO
Batak Anti-Sadap  | 09 Pebruari 2004
Dianggap Sekutu Amerika, Australia Jadi Sasaran Teroris | 13 September 2004
Riswandha Imawan, 49 tahun | 06 September 2004
"Kami Tak Punya Niat Mendeportasi" | 20 September 2004
Howard Bertemu Mega  | 17 Pebruari 2003
Duta Besar Australia Terkatung-katung  | 27 Januari 2003
Resah Tertimpa Kecurigaan  | 25 November 2002
Geger Senyum Lamongan  | 25 November 2002
'Sweeping' yang Kebablasan di Australia  | 11 November 2002
Memburu Hantu Jamaah Islamiyah  | 04 November 2002
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Presiden Soeharto menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard  di Jakarta. [Dok TEMPO; Digital Image; 20040812] Menteri Pertahanan Australia, Robert Hill [TEMPO/Bambang Harymurti; Digital Image; 20021016]
Presiden Soeharto dan John Howard
Robert Hill
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Australia Bersikeras Ajukan Farmer sebagai Dubes di Indonesia
PM Australia Surati Corby
Deplu Dikirimi Surat Berisi Serbuk Putih
Dubes RI di Australia Akan Ditarik Pulang
Jakarta Tarik Duta Besar Imron Cotan
Corby Minta Putusan Sela di Tingkat Banding
Australia Perbarui Travel Warning ke Indonesia
Indonesia-Australia: Pertukaran Tahanan Bersifat Umum
RI Siap Sepakati Pertukaran Tahanan dengan Australia
Menteri Luar Negeri :Kedubes dan Konsulat Tak Akan Ditutup
> selengkapnya...


Referensi

UU Nomor 1 tahun 1999 tentang Pengesahan Perjanjian Antara RI-Australia Mengenai Bantuan Timbal Balik Dalam Masalah Pidana

Website

Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC)
Kepolisian Republik Indonesia
Departemen Luar Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur
Presiden Buka PON XVII Malam Ini
Presiden Resmikan PLTU Milik Dahlan Iskan
Belum Diresmikan, Fly Over Ciputat Telah Dibuka

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data