Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nazaruddin Membantah Setuju Penyuapan Auditor BPK
Senin, 25 Juli 2005 | 15:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum Nazaruddin Syamsudin membantah menyetujui penyuapan terhadap auditor BPK, Khairiansyah Salman. Namun, ia mengakui, auditor menemukan 15 butir kejanggalan pada proses audit pengadaan kotak suara.

"Tapi kami berprinsip semua proses itu sudah sesuai prosedur. Jadi sebenarnya tidak perlu ada kekhawatiran," katanya dalam sidang perkara penyuapan auditor BPK dengan terdakwa anggota KPU Mulyana W. Kusumah, Senin (25/7), di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat.

Nazaruddin banyak menjawab pertanyaan majelis hakim dengan kata, "tidak tahu". Termasuk saat menjawab asal dana yang digunakan Mulyana untuk menyuap Khairiansyah. Ia juga berkelit tentang pengakuan Mulyana yang mengaku pernah membicarakan dana suap kepada dirinya.

"Saya tidak ingat betul materi pembicaraan karena saat itu Mulyana setengah berbisik. Saya pun hanya diam," tuturnya.

Begitu pula saat hakim mengkonfirmasi SMS dari Mulyana yang berisi agar dana suap untuk BPK segera dikucurkan, Nazaruddin mengatakan, ia memang menerima satu SMS tapi tak jelas pengirimnya. "Kebiasaan di KPU, anggota mengunakan HP (handphone) lebih dari satu."

Kendati begitu, Nazaruddin mengaku meneruskan SMS itu kepada Wakil Sekjen KPU Sussongko Suhardjo. Saat ditanya hakim mengapa ia tidak mencegah upaya hakim itu, Nazarudin menjawab, ia tidak punya jalur untuk memberikan perintah kepada anggota KPU lain.

Saksi berikutnya ialah Joko Pitoyo, 23 tahun, anak staf sekjen KPU Mubari, yang mengantarkan uang Rp 50 juta kepada Mulyana. Joko mengaku pada 6 April mengantarkan bungkusan coklat berisi Rp 50 juta kepada Mulyana di kantor KPU.

Saksi berikutnya, yakni Rendy Rifki, auditor BPK yang tergabung dalam subtim investigasi BPK untuk pemeriksaan pengadaan kotak suara pemilu 2004. Rendi mengaku, pengadaan kotak suara itu memiliki beberapa indikasi tindak pidana korupsi. Jojo Raharjo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Nazaruddin Sjamsuddin | 15 November 2004
Balas Dendam karena Tender  | 24 November 2003
Kertas Suara Jadi Perkara  | 12 April 2004
Nazaruddin Sjamsuddin: KPU Bukan Superman  | 08 Maret 2004
Anas Retur Mobil Baru  | 12 Januari 2004

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Nazaruddin Syamsuddin saat memberikan penjelasan pada rapat dengar pendapat umum dengan Komisi Hukum DPR di Gedung MPR/DPR, Jakarta, 10 Februari 2003. [TEMPO/ Rendra; K12A/192/2003; 20030225]. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Nazaruddin Syamsuddin (kiri) dan Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof. Dr. Usman Chatib Warsa menandatangani berkas kerja sama tentang Pemilu di Gedung KPU, Jakarta, 13 Juni 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K15A/395/2003; 20030626].
Nazaruddin Syamsuddin
Nazaruddin Syamsuddin dan Prof. Dr. Usman Chatib Warsa
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

KPK Geledah Ruang Kerja Rusadi Kantaprawira
KPK Akan Periksa Pejabat di Ditjen Anggaran
Mulyana Bicarakan Suap BPK dengan Nazaruddin dan Anas
Sussongko : Broker Mark Up Buku KPU Dekat dengan Yusacc
Rusadi Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Rusadi Resmi Tersangka Korupsi Pengadaan Tinta
Berkas Hamdani Amin Dilimpahkan ke Pengadilan
15 Auditor BPK untuk KPU Terancam Dipecat
Pemenang Tender Tinta Pemilu 2004 Dihukum Bayar Ganti Rugi
Chusnul Bantah Terima Dana Taktis
> selengkapnya...


Referensi

Profil Nazaruddin Sjamsuddin

Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pengibaran Bendera Bintang Kejora Tak Terkait Sentimen Agama
Pengibar Bendera Bintang Kejora Dikenai Tuduhan Makar
41 Pengibar Bendera Bintang Kejora Ditangkap
Polres Pasuruan Dirikan Posko Pengaduan Pemilu
PMI Kabupaten Malang Kahabisan Kantong Darah

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data