Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sri Bintang Menolak Diperiksa Polisi
Senin, 25 Juli 2005 | 13:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Meski memenuhi panggilan polisi, Sri Bintang Pamungkas menolak untuk diperiksa. Ia beralasan, penghinaan presiden yang dituduhkan kepadanya adalah "pasal-pasal penjajah Belanda dan antidemokrasi".

"Seharusnya pasal-pasal itu dicabut," kata Bintang ketika keluar dari ruangan Satuan Keamanan Negara Polda Metro Jaya, tempat ia dimintai keterangan, Senin (25/7).

Ia mengaku sudah lama berjuang untuk menghapus pasal yang disebutnya sebagai pasal karet itu. Ia mempertanyakan maksud kata "menghina" pada pasal Kitab Undang-Undang Hukum Pidana itu.

Bintang, yang pernah dipenjara karena unjuk rasa di Jerman pada pemerintahan Soeharto, dipanggil polisi karena menurunkan gambar Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (18/7), di Jakarta. Ini dilakukan pada peluncuran bukunya, Membongkar Kebohongan Politik SBY-JK.

Berbeda dengan suaminya, istri Bintang, Ny. Ernalia, menyatakan bersedia diperiksa polisi. Namun, ia mengaku tidak melihat secara langsung proses penurunan gambar presiden itu.

Berdasarkan pembicaraan orang-orang sekitarnya, menurut Ernalia, penurunan gambar presiden dilakukan sejumlah orang. "Yang saya ingat satu, orangnya putih, tinggi, cakep, mancung, dan itu saya bilang ke polisi," ujarnya.
Indriani Dyah S


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sri Bintang Pamungkas Diperiksa Polisi
Bakar Foto Presiden Yudhoyono Dipenjara 6 Bulan
Bakar Gambar Yudhoyono Dituntut Satu Tahun Penjara
Pelaku Penghinaan Kepala Negara Divonis Enam Bulan


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Pemerintah Diminta Sediakan Buku Gratis
Soal Busway Koridor Baru, Jakarta Bungkam
Communicator di Luar Pakem
Jalur Motor Bukan Solusi Kemacetan Jakarta
Nadine Rela Menekuk Badan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data