|
Presiden Nilai Narkoba dan Pornografi Ancaman Anak
Minggu, 24 Juli 2005 | 12:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpesan dan mengajak kepada seluruh orang tua agar menjaga anak-anaknya dari bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang. Hal ini dikemukakan Presiden dalam pidatonya pada peringatan Hari Anak Nasional di Gedung Sasono Langen Budaya TMII, Minggu (24/7)
Selain mengajak anak-anaknya dijaga dari narkotika, Presiden juga meminta anak-anak dijauhi dari pornografi dan pornoaksi. Narkoba serta pornografi dan pornoaksi menurut Presiden merupakan ancaman bagi tumbuh kembang anak-anak Indonesia.
Menurut Presiden Yudhoyono, sebagian besar yang menjadi korban narkotik dan obat-obatan terlarang di Indonesia andalah anak-anak. "Anak-anak bukan hanya menjadi korban, tetapi juga terlibat dalam perdagangan narkoba," kata Presiden.
Pornografi dan pornoaksi menurut Yudhoyono juga menjadi ancaman yang serius bagi perkembangan moral bangsa. "Saya juga tidak henti-hentinya untuk meminta semua pihak menghentikan tayangan-tayangan yang menjurus ke pornografi dan pornoaksi," kata Yudhoyono.
Saat ini tayangan-tayangan yang menjurus pornografi dan pornoaksi mudah diakses dengan berbagai cara, misalnya melalui vcd maupun situs-situs internet. Pencegahan pornografi dan pornoaksi ini sulit jika hanya dengan upaya hukum semata-mata. Karena itu, perlu kesadaran dari para orang tua dan anak-anak Indonesia sendiri. Dimas Adityo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|