Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

WHO Ingatkan Dahsyatnya Wabah Flu
Sabtu, 23 Juli 2005 | 18:05 WIB

TEMPO Interaktif, Jenewa:Badan Kesehatan Dunia (WHO) meminta setiap negara mewaspadai berjangkitnya wabah flu. Sebab, wabah besar serupa pernah terjadi pada 1918 dan 1968 di seluruh dunia yang merenggut belasan juta jiwa. Sejarah telah mengatakan tidak seorang pun dapat menghentikan kekacauan itu.

“Pertanyaannya adalah kapan wabah itu akan terjadi,” kata juru bicara WHO Margaret Chan, akhir pekan ini. Menurut dia, setiap saat orang bisa terkena flu.

Flu burung telah membunuh 55 orang di Asia pada 2003, yang berpotensial menjadi kekacauan umum pada manusia jika virus bermutasi. Chan mengatakan, penularan antarmanusia bisa saja terjadi.

Virus flu burung tipe HN51 telah membunuh pertama kali ratusan ribu burung unggas pada 1968. Hal ini, katanya, menjadi satu dari beberapa peringatan alam.

Bekas Direktur Kesehatan Hongkong ini mengatakan, WHO sudah mengumpulkan perwakilan dari tiap negara guna menyadari peringatan bahaya wabah flu burung, “Jika tidak siap atas sinyal ini, sebuah negara akan kesulitan menjawab mengapa ini terjadi begitu dahsyat.”

Ketakutan besar WHO adalah flu manusia dan flu brung dapat berkombinasi menjadi kekacauan dunia. Sebab itu, “Dengan datangnya musim dingin, kita perlu mempertinggi kewasadaan,” ujar Chan.

AFP/Istiqomatul Hayati

Dari Arsip Majalah TEMPO
Timbul Tenggelam Flu Pembunuh | 04 April 2005
Flu Burung Kembali Mematuk | 28 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 21 Maret 2005
Agum Gumelar  | 09 Pebruari 2004
Silakan Makan Daging Ayam  | 09 Pebruari 2004
Menggugat Sikap Lamban Pemerintah | 09 Pebruari 2004
Bungaran Saragih: Penanganan Flu Burung Memang Terlambat  | 02 Pebruari 2004
Berkelit dengan Resep Kuno  | 02 Pebruari 2004
Yang Meranggas Akibat Wabah Unggas  | 02 Pebruari 2004
Perjalanan Panjang Sang Virus  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Seorang Karyawan Restoran di Jakarta Pusat Kena Flu Burung
Ternak Babi Tangerang Dimusnahkan MInggu Ini
Pemerintah Beri Kompensasi Bibit dan Pakan
Menkes Pastikan Masyarakat Tak Resahkan Flu Burung
Ternak Ayam Nanda Farm Sukabumi Terus Berguguran
Pemerintah Terima Bantuan Obat Flu Burung
Masyarakat Diimbau Tak Khawatir Flu Burung
Pemerintah Musnahkan Unggas dan Ternak di Tiga Provinsi
196 Babi di Tangerang Dimusnahkan
Pasokan Ayam Dari Solo ke Jakarta Turun 50 Persen
> selengkapnya...


Referensi

Flu Burung
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
UU RI No.23 Thn.1992 Tentang Kesehatan
Flu Burung Mungkin dari Tangerang

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data