Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Djoko Susilo : Wakil Presiden Jangan Grusa-grusu
Sabtu, 23 Juli 2005 | 15:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Amanat Nasional Djoko Susilo menyambut baik seruan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto yang memerintahkan agar pasukan di Aceh tidak memburu anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Langkah ini berkaitan dengan kesepakatan damai pemerintah Indonesia-GAM yang akan ditandatangani 15 Agustus. "Keputusan itu merupakan langkah yang tepat. Tapi, seharusnya niat damai ini tidak hanya datang dari TNI. Pihak GAM juga harus menahan diri untuk tidak menyerang dan membangun kekuatannya,"kata Djoko dihubungi Sabtu (23/7).

Menurut Djoko dibutuhkan situasi yang kondusif dari kedua belah pihak menjelang ditandatanganinya kesepakatan damai itu. Menanggapi polemik penandatanganan perjanjian damai dengan GAM tanpa persetujuan DPR, Djoko meminta agar Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak bertindak grusa-grusu. "DPR itu jangan dikesampingkan. Mbok, ya, kami ini diajak ngomong, agar nanti kami tidak merasa di-fait accompli,"kata Djoko.

Djoko menyadari spirit Presiden untuk menyelesaikan permasalahan bangsa secara bersama. Namun, ia menyayangkan mengapa dalam kasus ini Wakil Presiden mengambil keputusan secara sepihak. "Secara fatsoen dan etika politik tidak bisa begitu, dong. Karena itu, DPR ingin mendengar sendiri bagaimana sikap Presiden mengenai hal ini,"kata Djoko.

Djoko membantah ucapan Effendi Simbolon, anggota DPR RI dari PDI Perjuangan yang mengancam melakukan impeachment apabila pemerintah terus mengabaikan DPR. "Tidak akan sejauh itu. Cukuplah Presiden datang berkonsultasi ke DPR, atau mengundang kami ke istana. Paling, toh, hanya butuh waktu 2-3 jam,"ujarnya.

Jojo Raharjo



Dari Arsip Majalah TEMPO
Ramai-ramai Ganti Posisi | 04 April 2005
Kami akan Membela Mereka Habis-Habisan | 21 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Saya Bukan Pesaing Presiden | 07 Pebruari 2005
Tempo, 21 Oktober 1972 | 07 Pebruari 2005
Menjinakkan Oposisi | 31 Januari 2005
Sepasang Pengantin, Dua Karakter | 31 Januari 2005
Menabur Damai Setelah Bencana | 31 Januari 2005
Seumur Jagung yang Mencekam | 31 Januari 2005
Perang No, Damai Yes | 31 Januari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes SIRA dengan spanduk bertuliskan Dutch must to withdraw declaration of war to kingdom of achenes di kedutaan besar/ kedubes Belanda, Jakarta, 28 Maret 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto.; K1A/025/2001; 20010417]. Spanduk anti militer pada protes warga Aceh yang menuntut agar Pemerintah segera menyelesaikan kasus pembantaian rakyat Aceh dan menarik TNI dan POLRI dari Aceh, di depan kantor PBB Jakarta, Senin 24 April 2000. [Bernard Chaniago/Tempo; 20000424]
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

FPDIP dan FPKB Desak Paripurna Khusus
Surya Paloh Optimis DPR Dukung Perjanjian Damai
BPK Minta Laporan Penggunaan Rp 382 Miliar Dana Aceh
Jusuf Kalla Fasilitator Islah PBR
Tim Monitoring Aceh Tak Boleh Bersenjata
RI dan Jepang Gelar Pelatihan Rekonstruksi Aceh
Akbar Tanjung : Partai Lokal Aceh, Papua Bisa Ikut-ikutan
Muhaimin : Jatah Sebaiknya Berdasarkan Jumlah Suara
FPDIP Desak Penjelasan Soal Perundingan Helsinki
Kapolri : Polisi Tak Ditarik Dari Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Empat Tahap Resolusi Konflik
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh
Keppres RI No. 2 Tahun 2004 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Malikussaleh Lhokseumawe
UU RI No. 18 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Propinsi Daerah Istimewa Aceh Sebagai Propinsi NAD
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Gerakan Aceh Merdeka
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Venus Juara Wimbledon Kelima Kalinya
Pole Position Pertama Kovalainen
Pengendara Motor Tewas Akibat Jatuh Saat Boncengan Berlima
Jusuf Kalla Siap Suntik Dana Kampanye Jagonya di Jawa Timur
Cagub Jatim Tolak Kontrak Politik Penghapusan Sunat Perempuan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data