Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Berita terkait selengkapnya
Kaum Miskin Ketinggalan(21 Maret 2005)
Miskin di Abad XXI, Bersama IDA (01 Desember 1998)
Selamatan Orok di Bantaran Kumuh (27 Oktober 1998)
Sebuah Payung untuk Anak-Anak Terbuang (27 Oktober 1998)
Bayi-Bayi Dijual: Krisis Ekonomi, Seks Bebas, atau Bisnis? (27 Oktober 1998)
Mereka Mengais Hidup di Jalan (20 Oktober 1998)
Nasi Gratis dari Tuhan (06 Oktober 1998)
Makan Sampah di Hadapan Proklamator (06 Oktober 1998)
Miskin tak Miskin, Tetap Pasrah (01 Pebruari 1999)
Bisnis Sepekan(01 November 2004)
Sepiring Enam Mulut (05 Januari 1999)
Subsidi BBM dan Keadilan(25 Oktober 2004)
Bisnis Sepekan(22 Maret 2004)
”Yang Terpenting Trust Building.”(13 September 2004)
Dalam Belenggu Kemiskinan (19 Mei 2003)
"Kami Layak Mendapatkannya"(27 September 2004)
Menanam Beton di Taman Kota (27 Januari 2003)
Indonesia dan Kemiskinan (20 Januari 2003)
Ucapkanlah Dengan Angka(29 Oktober 1977)
Berita Gembira Dengan Catatan(27 Agustus 1977)
Perbedaan Tanpa Rencana(14 Mei 1977)
Dipimpin Duplikat Worang(19 Maret 1977)
Tahun 1977: Momentum Bagi Si Miskin?(08 Januari 1977)
Di Kota Dunia Ketiga, Rakyat Tak ...(26 Pebruari 1977)
Menyelamatkan Yang Lapar, Juga Yang ...(25 November 1978)
Sebutan Kaya Dianggap Tidak Sopan(25 November 1978)
"Kita Saksikan Suatu Reaksi "(12 Agustus 1978)
Dari Hotel Tentang Si Miskin(05 Agustus 1978)
Sosialisme Yang Datang Naik Sepeda(15 Juli 1978)
30.000 KK Tanpa Rumah(01 Juli 1978)
Untuk Mengatasi Masalah Gawat(10 Juni 1978)
Tanpa Menggusur Daerah Slum(06 Mei 1978)
Nasib Bantuan Ke Flores(06 Mei 1978)
Yang Miskin Dan Rawan(11 Maret 1978)
Kemiskinan Dan Pembangunan Untuk...(11 Maret 1978)
3 Kecamatan Kritis(23 Oktober 1976)
Desa, Kemiskinan Permanen Dan ...(09 Oktober 1976)
Bukan Soal Kristen Atau Islam(21 Agustus 1976)
"Penyakit Kemiskinan" Di Jakarta(17 Juli 1976)
Adakah Harapan Buat Demokrasi ...(29 November 1975)
Versi Sumi & Versi Gelandang(28 Juni 1975)
Serbuan Transmigran(22 Pebruari 1975)
Para Pengemis Pertama(23 November 1974)
Pembangunan Akar Padi(14 September 1974)
Bukan Menyebar Kemiskinan, Bukan? (13 Juli 1974)
Bukan Menyebar Kemiskinan, Bukan ? Kisah Transmigrasi(13 Juli 1974)
Yang Maju & Terbelakang(11 Mei 1974)
Mengunyah-Ngunyah Strategi(02 Pebruari 1974)
Bank Dunia Bangkrut(06 Oktober 1973)
Golongan Pendapatan Rendahlah...(24 Juni 1972)
Musuh Republik Nomor 2(05 Pebruari 1972)
Siapa Gelandangan & Pengemis ?(09 Oktober 1971)
Boyolayar, Boyolayar(14 Agustus 1971)
Yang Pasti Mereka Diberi Paket(20 Januari 1979)
Yang Terkuras Dan Kerja Paksa(20 Januari 1979)
Distribusi kematian(01 September 1979)
Bukan Ho, Bukan Pula Lapar(30 Juni 1979)
Yang kecil yang tepat(06 Oktober 1979)
Yang kecil yang tepat(06 Oktober 1979)
Di Natuna, (16 Juni 1979)
Berebutan Memperoleh Kesempatan(12 Mei 1979)
Gatot Soeherman Sedang Bersiap-siap(31 Maret 1979)
Islam Setuju Kemiskinan ?(15 Maret 1980)
Tamasya ke bawah garis(02 Pebruari 1980)
Kehidupan Desa Yang Mengharukan Titik(06 Desember 1980)
Miskin Di Laut, Menderita Di Darat(02 Agustus 1980)
Goresan Anak Hilang(03 Januari 1981)
Dari Subrantas Sampai Cigaru(07 November 1981)
Dari Subrantas Sampai Cigaru(07 November 1981)
Contoh 700 Yang Miskin(07 November 1981)
Alangkah miskinnya kita(07 Maret 1981)
Angka baru pengemis & gelandangan(28 Pebruari 1981)
Permainan pemerintah(09 Januari 1982)
Setan itu melingkar lagi(26 Juni 1982)
Murid yang mesti dirayu(27 Maret 1982)
"bu, permisi ikut ngemis". (27 Maret 1982)
Anak-anak miskin itu(16 Juli 1983)
Lampu-lampu dikerubung laron(23 Juli 1983)
Sebuah desa produsen pengemis(23 Juli 1983)
Pengemis, aktor jalanan yang...(23 Juli 1983)
Muhibah Untuk Kaum Papa(19 Maret 1983)
Penyakit jantung kelas bawah(01 Desember 1984)
Bencana suburuh obok di kurima(01 Desember 1984)
Kisah Rakyat Yang Gagal(27 Oktober 1984)
Rehal-Toeti Kakiailatu(13 Oktober 1984)
Wajah kemiskinan pd arsip kolonial(09 Pebruari 1985)
Potret Di Sana Potret Di Sini(16 November 1985)
Si miskin(26 Oktober 1985)
Matahari memata-matai hari(12 Oktober 1985)
Mismanajemen Pangan(03 Agustus 1985)
Rehal-praginanto(16 Pebruari 1985)
Rehal-Praginanto(21 Pebruari 1987)
Sri Prihatin namamu, 'nak ?(21 Pebruari 1987)
O, Calcutta(07 Maret 1987)
Bila Majikan Menuntut Babu Trampil(16 Desember 1989)
Nasib si kucing kurus(05 Agustus 1989)
Para borjuis(05 Agustus 1989)
Garota de ipanema(15 Juli 1989)
Antara statistik dan nurani(23 November 1991)
30 juta masih ...(31 Agustus 1991)


 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden: 35 Juta Orang di Bawah Garis Kemiskinan
2.000 Anak Rusia Meninggal Setiap Tahun
Harga Beras Miskin Diusulkan Naik
Seribu Lebih Kepala Keluarga di Boyolali Kurang Pangan
Busung Lapar di Lampung Sulit Didata
Korban Meninggal Busung Lapar NTB Bertambah
Papua, Terbusung Lapar
Latihan Kerja Gratis Atasi Pengangguran
Faisal Basri : Ilmu Doktor Yudhoyono Tak Diamalkan
Kalla: Pemerintah Perlu Naikkan Cukai Rokok
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 152 Tahun 1999 Tentang Badan Kesejahteraan Sosial Nasional
Keppres RI No. 144 Tahun 1999 Tentang Dewan Ekonomi Nasional
Kepres RI No.20 Thn. 2002 Tentang Pembentukan Tim Sistem Jaminan Sosial Nasional

Website

Departemen Keuangan
Departemen Sosial


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Ford Naik Lima Peringkat di CSI
Tiga Perempuan Peneliti Raih Fellowship For Women in Science 2008
Indonesia “Juara”
Presiden Dukung Komisi Amandemen UUD 1945
Direktur Kedaulatan Rakyat Meninggal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data