Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Panglima TNI Larang Operasi Pencarian GAM
Jum'at, 22 Juli 2005 | 17:23 WIB

TEMPO Interaktif, Lhoksemuawe: Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto melarang pasukannya melakukan operasi pencarian anggota Gerakan Aceh Merdeka. Menurut dia, instruksi lisan ini sambil menunggu penandatanganan kesepakatan damai antara pemerintah dan GAM, yang akan diteken pada 15 Agustus.

Setelah memberikan pengarahan tertutup kepada 43 perwira yang bertugas di Aceh di Lhokseumawe, Aceh Utara, Jumat (22/7), Sutarto menjelaskan, setelah penandatanganan kesepakatan damai, perintah itu akan dirumuskan kembali dan dibuat secara detail. "Namun, kami tidak bisa membiarkan jika GAM masih tetap melakukan kegiatan yang menganggu keamanan dan rasa aman bagi masyarakat," tuturnya.

Soal penarikan pasukan TNI dari Aceh, menurut Sutarto, akan dilakukan setelah perjanjian diteken dan GAM juga menyerahkan senjatanya. Untuk itu, Panglima berharap GAM juga memiliki niat baik untuk menyelesaikan masalah di Aceh secara permanen dan tuntas. "Ini tidak dapat dilakukan secara sepihak, tetapi harus dilakukan oleh TNI dan GAM," tuturnya.

Ditanyakan jumlah pasukan TNI yang akan ditarik, Panglima mengaku akan dibicarakan secara lebih rinci sebelum perdamaian ditandatangani. Yang jelas, kata dia, penarikan pasukan akan dilakukan secara bersamaan dengan penyerahan senjata oleh GAM.

Dikatakannya, penyerahan senjata oleh GAM akan diselesaikan dalam tiga bulan sampai dengan setengah tahun. Setiap bulan, GAM harus menyerahkan sepertiga kekuatan senjatanya. TNI pada saat yang sama akan menarik sepertiga pasukan TNI nonorganik (pasukan dari luar Kodam Iskandar Muda). Imran MA

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mi-17 Tak Mendarat di Gedung Bundar | 28 Maret 2005
Tegang Menjelang Naik | 21 Pebruari 2005
Perang No, Damai Yes | 31 Januari 2005
Melepas HDC, Menggaet CMI | 31 Januari 2005
Berbagai Jalan Menuju Helsinki | 31 Januari 2005
Mau Rakyat Mati Hanya karena Kehormatan Bangsa? | 17 Januari 2005
Akhirnya Panglima Diganti? | 01 November 2004
"Kenaikan Pangkat Seharusnya untuk yang Pantas"  | 18 Oktober 2004
Herman Prayitno dan Djoko Sumaryono  | 08 Desember 2003
Surat Pembaca | 01 Desember 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kanan) berbincang-bincang dengan Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia), Jenderal TNI Endriartono Sutarto saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625]. Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kanan) berbincang-bincang dengan Panglima TNI (Tentara Nasional Indonesia), Jenderal TNI Endriartono Sutarto saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].
Endriartono Sutarto dan Ng Yat Chung
Endriartono Sutarto dan Ng Yat Chung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Para Pemimpin GAM Ingin Segera Pulang ke Aceh
Menlu: TNI Tidak Ditarik tapi Dikurangi dari Aceh
Uni Eropa Siapkan Pemantau untuk Aceh
PKS Minta Pemerintah Hati-hati Soal Partai Lokal di Aceh
Pemerintah Akan Ubah Larangan Partai Lokal Dalam 18 Bulan
RI-GAM Capai Kesepakatan Final
TNI Siap Tarik Pasukan dari Aceh
Presiden: GAM Punya Hak Politik Sama Setelah Amnesti
Senjata GAM Dihancurkan, TNI Ditarik dari Aceh
Ditolak Buat Partai Lokal, GAM Mulai Pesimistis
> selengkapnya...


Referensi

Jalan Panjang Pergantian Panglima TNI
Pemeriksaan Hasan Tiro
Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Profil Endriartono Sutarto
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Website

Departemen Pertahanan
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [3]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk64255 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur
Presiden Buka PON XVII Malam Ini
Presiden Resmikan PLTU Milik Dahlan Iskan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data