|
Presiden Minta Jaksa Agung dan Kapolri Tegas
Jum'at, 22 Juli 2005 | 13:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Jaksa Agung dan Kapolri menindak tegas bawahannya yang terbukti melakukan penyimpangan. Hal tersebut demi menjaga citra penegak hukum yang bersih dan berwibawa.
Presiden menyatakan upaya pemerintah menegakkan hukum harus diikuti aparat hukum dan birokrasi. "Terutama melaksanakan tugas yang baik, berani, dan konsisten," ujarnya saat memberikan sambutan pada acara Hari Bhakti Adhiyaksa di Kejaksaan Agung, Jumat (22/7).
Menurut Presiden, upaya pemerintah akan gagal jika aparat penegak hukum tidak konsisten, memainkan hukum, dan dirinya tidak bersih. Ia mengatakan, keadaan bertambah buruk jika masyarakat mengetahui ada aparat yang memperkaya diri sendiri dengan cara menakuti orang lain yang belum tentu bersalah. "Kewibayaan hukum akan runtuh dan sia-sia," ujarnya.
Selain itu Presiden berpesan agar Kejaksaan Agung melaksanakan tugasnya secara independen. "Harus bebas dari pengaruh dan tekanan siapapun," katanya. Upaya penegakan hukum, tambahnya, tidak boleh pandang bulu. "Hukum harus tegak tanpa melihat status sosial dan kedudukan," ujarnya.
astri wahyuni
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|