Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Diminta Campur Tangan ke Keraton Solo
Senin, 18 Juli 2005 | 15:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Ketua MPR Mooryati Soedibyo meminta pemerintah turut membantu menyelesaikan konflik di Keraton Solo akibat dualisme kepemimpinan pasca mangkatnya Pakubuwono ke XII tahun lalu.

"Wakil presiden akan melaporkan hal ini kepada presiden," kata Moeryati kepada pers seusai diterima Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla di kantornya, Senin (18/7).

Akibat dualisme kepemimpinan, yaitu antara KGPH Hangabehi (putera tertua almarhum) dengan KGPH Tedjowulan Putera (putera ke lima), sebanyak 23 orang dalam keraton tidak diperbolehkan masuk oleh Hangabehi yang menguasai lokasi keraton. "Padahal keraton itu kan aset nasional," kata dia.

Pada Agustus 2004, Tedjowulan diangkat oleh putera dan puteri keraton sebagai pengganti atau Pakubuwono ke XIII. Hangabehi, menurut Moeryati, menobatkan diri sebagai penggantinya.

Menurut Tedjo, dirinya siap untuk menempuh cara apapun untuk menyelesaikan masalah ini. "Termasuk jika dilakukan pilkada atau pil raja (pemilihan raja)," katanya sambil tertawa. "Yang penting menghindari benturan," imbuhnya. Menurut Tedjo, cara seperti ini telah diusulkan oleh beberapa pihak luar keraton. Namun belum bisa terlaksana.

Wakil presiden, kata Moordyati akan membahas masalah ini dengan menteri dalam negeri, dan gubernur Jawa Tengah. Menurut dia masalah ini perlu cepat diselesaikan agar tidak terjadi kehilangan aset-aset keraton. Ia mencontohkan, ketika terjadi masalah kepemimpinan di keraton Gowa, Sualwesi Selatan, terjadi penjualan aset. Budiriza


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Tiga Pria Tewas Karena Minuman Keras
Paus Benediktus XVI Malu dan Minta Maaf di Australia
Pembunuh Rahmat “Be A Man” Terlacak Lewat Ponsel Rampasan
Pembunuh Waria Pemenang Kontes "Be A Man" Tertangkap
Guru Warga Amerika Ditemukan Membusuk di Hotel

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data