Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   
(Panitia sedang membacakan hasil pengumpulan suara pada Musyawarah Nasional / Munas I Partai Keadilan di Depok, Jawa Barat tanggal 18 - 21 Mei 2000 [TEMPO/ Robin Ong; 30d/210/2000; 2000/07/01].)       (Spanduk bertuliskan Menuju Islam Bersatu Tenabang pada Halal Bihalal partai-partai Islam yang tergabung dalam Poros Tengah di Stadion Utama Senayan, Jakarta tahun 2000 [TEMPO/ Rini PWI; 30d/230/2000; 2000/07/11].)
(Panitia sedang membacakan hasil pengumpulan suara pada Musyawarah Nasional / Munas I Partai Keadilan di Depok, Jawa Barat tanggal 18 - 21 Mei 2000 [TEMPO/ Robin Ong; 30d/210/2000; 2000/07/01].)
(Spanduk bertuliskan Menuju Islam Bersatu Tenabang pada Halal Bihalal partai-partai Islam yang tergabung dalam Poros Tengah di Stadion Utama Senayan, Jakarta tahun 2000 [TEMPO/ Rini PWI; 30d/230/2000; 2000/07/11].)
(Pendukung Partai Keadilan pada Halal Bihalal partai-partai Islam yang tergabung dalam Poros Tengah di Stadion Utama Senayan, Jakarta tahun 2000 [TEMPO/ Rini PWI; 30d/230/2000; 2000/07/11].)       (Protes Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerukan kepada pihak pemerintah RI dan GAM agar berdamai dan menyelesaikan konflik di Aceh tanpa perang yang mengakibatkan banyak jatuh korban bagi warga sipil,  dengan melakukan aksi do'a bersama untuk kedamaian Aceh dan spanduk
(Pendukung Partai Keadilan pada Halal Bihalal partai-partai Islam yang tergabung dalam Poros Tengah di Stadion Utama Senayan, Jakarta tahun 2000 [TEMPO/ Rini PWI; 30d/230/2000; 2000/07/11].)
(Protes Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerukan kepada pihak pemerintah RI dan GAM agar berdamai dan menyelesaikan konflik di Aceh tanpa perang yang mengakibatkan banyak jatuh korban bagi warga sipil, dengan melakukan aksi do'a bersama untuk kedamaian Aceh dan spanduk "tiada lagi peluru, hanya satu, damai" di Lapangan Masjid Al-Azhar, Jakarta, 8 Juni 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K15A/482/2003; 20030627].)
(Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (tengah) memperlihatkan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera, didampingi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)       (Protes massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengecam Bulog (Badan Urusan Logistik) yang dianggap kurang memperhatikan nasib para petani dan menuntut pemerintah untuk membersihkan Bulog dari intervensi politik di depan Kantor Bulog, Jakarta, 22 Juli 2003. [TEMPO/ Lourentius EP; K18A/064/2003; 20030929].)
(Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (tengah) memperlihatkan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera, didampingi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)
(Protes massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengecam Bulog (Badan Urusan Logistik) yang dianggap kurang memperhatikan nasib para petani dan menuntut pemerintah untuk membersihkan Bulog dari intervensi politik di depan Kantor Bulog, Jakarta, 22 Juli 2003. [TEMPO/ Lourentius EP; K18A/064/2003; 20030929].)
(Protes massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengecam Bulog yang dianggap kurang memperhatikan nasib para petani dan menuntut pemerintah untuk membersihkan Bulog dari intervensi politik dengan spanduk       (Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) menandatangani naskah disaksikan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)
(Protes massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengecam Bulog yang dianggap kurang memperhatikan nasib para petani dan menuntut pemerintah untuk membersihkan Bulog dari intervensi politik dengan spanduk "maaf perjalanan anda terganggu kami sedang membela petani" di depan Kantor Bulog, Jakarta, 22 Juli 2003. [TEMPO/ Lourentius EP; K18A/064/2003; 20030929].)
(Presiden Partai Keadilan (PK) Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) menandatangani naskah disaksikan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hamid Awaluddin (kiri) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)
(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)       (Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nurwahid (kanan) bersama cendekiawan muslim Nurcholish Madjid (tengah), dan seorang pengusaha keturunan cina (kiri) saat kampanye PKS di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 30 Maret 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040330])
(Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Anas Urbaningrum (kiri) memperhatikan lambang partai politik Partai Keadilan (PK) Sejahtera yang diserahkan oleh Presiden PK Sejahtera, Hidayat Nur Wahid (kanan) disaksikan anggota KPU, Hamid Awaluddin (tengah) dalam verifikasi parpol di Kantor KPU Jakarta, Selasa, 07 Oktober 2003. PK Sejahtera sesuai dengan hasil verifikasi merupakan parpol ke 16 yang berhak mengikuti pemilu mendatang. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20031007].)
(Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nurwahid (kanan) bersama cendekiawan muslim Nurcholish Madjid (tengah), dan seorang pengusaha keturunan cina (kiri) saat kampanye PKS di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 30 Maret 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040330])

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Akan Ubah Larangan Partai Lokal Dalam 18 Bulan
RI-GAM Capai Kesepakatan Final
TNI Siap Tarik Pasukan dari Aceh
Presiden: GAM Punya Hak Politik Sama Setelah Amnesti
Senjata GAM Dihancurkan, TNI Ditarik dari Aceh
Ditolak Buat Partai Lokal, GAM Mulai Pesimistis
TNI Sambut Pengakuan GAM Tentang Negara Kesatuan RI
Perunding RI dan GAM Optimistis Tercapai Perdamaian
Kalla Persilakan Anggota PDIP untuk Berperang di Aceh
PKS Siapkan Munas
> selengkapnya...


Referensi

Pemeriksaan Hasan Tiro
Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD
UU No. 31/2002 tentang Partai Politik
UU No. 2/1999 tentang Partai Politik

Website

Departemen Pertahanan
Kepolisian Republik Indonesia
Situs PKS di Belanda
Situs PKS di Jepang
Partai Keadilan


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Penyidikan Korupsi PT Telkom Senilai Rp 110 Miliar Terancam Macet
Wakil Presiden: Cina dan Indonesia Saling Membutuhkan
Jumlah Peserta Jamkesmas Kurang dari Kuota Pemerintah
Menteri Pendidikan Tak Percaya Pengaduan Guru Kontrak di Sabah
Kapolda Jawa Barat Copot Dua Kapolsek

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data