Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

RI-GAM Capai Kesepakatan Final
Minggu, 17 Juli 2005 | 17:39 WIB

TEMPO Interaktif, Helsinki: Pemerintah dan Gerakan Aceh Merdeka mencapai kesepakatan damai pada perundingan putaran kelima di Helsinki, Finlandia, Ahad (17/7). Draft perjanjian yang diajukan GAM dan dikirimkan ke Jakarta telah disetujui Presiden Yudhoyono, Sabtu.

"Kami telah mencapai kesepakatan final, kami akan menandatangani perjanjian sebelum 17 Agustus. Mungkin pada 14 Agustus," kata Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil di Helsinki.

Juru bicara GAM Bachtiar Abdullah juga menyatakan, kesepakatan kedua pihak telah dicapai. "Kami kini berharap bisa menandatangani perjanjian, dan dengan bantuan pemantauan dari Uni Eropa dan komunitas internasional, bisa membawa perdamaian yang abadi di Aceh," tuturnya.

Draft perjanjian sebenarnya sudah rampung pada Sabtu, untuk mengakhiri konflik selama hampir 30 tahun di Aceh itu. Draft lalu dikirimkan ke Jakarta, yang antara lain memuat permintaan GAM untuk membentuk partai politik lokal di Aceh.

Soal partai lokal ini belum dijelaskan, apakah secara eksplisit dituangkan dalam perjanjian. Soalnya, Presiden Yudhoyono pada Ahad (17/7) pagi menyatakan, Indonesia hanya mengenal sistem partai nasional. AFP

Dari Arsip Majalah TEMPO
Perang No, Damai Yes | 31 Januari 2005
Melepas HDC, Menggaet CMI | 31 Januari 2005
Berbagai Jalan Menuju Helsinki | 31 Januari 2005
Surat Pembaca | 01 Desember 2003
Perjalanan Panjang Ferry Santoro  | 17 Mei 2004
Siasat Baru Menjepit GAM | 17 November 2003
Perpanjangan tanpa Evaluasi | 10 November 2003
Belum Tentu Angin Baik untuk TKI  | 10 November 2003
Tindakan Terukur untuk Mitra Setara  | 27 Oktober 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Tentara Nasinonal Indonesia (TNI) dari Batalyon 330 Linud Kujang Bandung yang akan diberangkatkan menuju Nangroe Aceh Darussalam (NAD) di pangkalan laut Kolinlamil Jakarta, 24 Mei 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040524].
Tentara Batalyon 330

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

TNI Siap Tarik Pasukan dari Aceh
Presiden: GAM Punya Hak Politik Sama Setelah Amnesti
Senjata GAM Dihancurkan, TNI Ditarik dari Aceh
Ditolak Buat Partai Lokal, GAM Mulai Pesimistis
TNI Sambut Pengakuan GAM Tentang Negara Kesatuan RI
Perunding RI dan GAM Optimistis Tercapai Perdamaian
Kalla Persilakan Anggota PDIP untuk Berperang di Aceh
Pemerintah Minta Partai Akomodasi GAM
Swedia Bayar Ganti Rugi pada Pemimpin GAM
Calon Pemantau Aceh Bertemu Tokoh dan Pejabat
> selengkapnya...


Referensi

Pemeriksaan Hasan Tiro
Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Website

Departemen Pertahanan
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan
Hari Pencoblosan, NTB Libur
Presiden Buka PON XVII Malam Ini
Presiden Resmikan PLTU Milik Dahlan Iskan

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data