|
Presiden Minta Tidak Ada yang Ditutupi pasa Kasus Flu Burung
Minggu, 17 Juli 2005 | 16:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Yudhoyono meminta Menteri Kesehatan untuk mempercepat pemeriksaan sampel korban meninggal yang diduga terinfeksi virus flu burung di Hong Kong. Ia meminta tidak ada yang ditutup-tutupi pada kasus ini.
"Ini abad transparansi, yang penting pemerintah mencegah, melaksanakan segalanya agar kalau ada apa-apa bisa melaksanakan tindakan dini," kata Presiden di markas Brigade Infanteri Lintas Udara 17 Kujang I Kostrad, Cijantung, Ahad (17/7).
Presiden mengaku telah meminta Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari agar melaporkan perkembangan kasus ini dalam 1 - 2 hari mendatang. Presiden mengimbau kepada masyarakat agar tidak resah menanggapi kasus penyakit ini. "Karena itu kasus lokal, sudah dilokalisasi, sudah dilaksanakan tindakan sebaik-baiknya," ujar Yudhoyono.
Namun Presiden tidak memungkiri bahwa sangat memungkinkan terjadinya perpindahan penyakit. Untuk itu, kata dia, masyarakat juga harus waspada dan peka terhadap kejadian-kejadian yang ada. "Kalau ada keganjilan, beri tahu pada dokter atau pihak kesehatan," ujarnya. Dimas Adityo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K21A20603_high_thumb.jpg) |
![Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].](/hg/photostock/2005/02/15/s_K15A40706_high_thumb.jpg) |
| Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
|
|
| Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|