|
Partai Ryaas Akan Gabung Partai Bulan Bintang
Minggu, 17 Juli 2005 | 15:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan pimpinan Ryaas Rasyid akan bergabung dengan Partai Bulan Bintang. "Masih tahap pembicaraan," kata Ketua Umum Partai Bulan Bintang M.S. Ka'ban setelah melantik Ketua Brigade Hizbullah di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Ahad (17/7).
Partai Bulan Bintang belum memutuskan keinginan Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan itu. Namun, menurut Ka'ban, penggabungan bisa dilakukan dalam bentuk merger, aliansi, atau membentuk partai baru.
Di DPR, kedua partai memang bergabung pada Fraksi Bintang Pelopor Demokrasi, bersama Partai Persatuan Demokrasi Indonesia, dan Partai Pelopor. Partai Bulan Bintang memiliki 10 kursi DPR, sedangkan Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan empat kursi.
Pilihan penggabungan akan ditentukan setelah Partai Bulan Bintang melakukan kajian intensif sampai Desember mendatang. Penentuan penggabungan, penggantian nama, dan simbol akan ditentukan lewat forum yang dihadiri seluruh pengurus tingkat daerah.
Berdasarkan Undang-Undang Pemilu, partai harus memperoleh minimal 3 persen jumlah kursi DPR untuk dapat mengikuti pemilu berikutnya. Pengurus Partai Bulan Bintang, pusat maupun daerah, akan membahas perubahan nama dan lambang partai dalam Musyawarah Kerja Nasional I di Palembang, Sumatera Selatan, 29 Juli-1 Agustus. PURWANTO
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|