Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden: GAM Punya Hak Politik Sama Setelah Amnesti
Minggu, 17 Juli 2005 | 14:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Yudhoyono menyatakan, setelah perjanjian damai antara pemerintah dan Gerakan Aceh Merdeka tercapai, pemberian amnesti bagi para mantan anggota kelompok itu akan dibahas.

"Setelah amnesti diberikan, mereka (GAM) memiliki hak politik sama dengan warga negara lain," kata Presiden di Cijantung, Jakarta Timur, Ahad (17/7). "Tidak perlu ada keragu-raguan dari mantan GAM untuk tidak memiliki peluang dan hak politik ke depan."

Presiden kembali menegaskan sikap pemerintah soal partai lokal. Menurut dia, sistem kepartaian di Indonesia adalah sistem nasional. Karena itu, kata dia, "Yang penting adalah bagaimana mantan GAM punya hak dan peluang politik untuk bersama-sama elemen lain di Aceh bisa mengikuti proses politik yang ada."

Ia berharap proses penyelesaian konflik dapat berjalan dengan baik. Jika bisa diselesaikan, ia menambahkan, akan mulia dan baik bagi bangsa Indonesia. "Sehingga korban tidak harus berjatuhan, Aceh tidak terus menerus mengalami konflik sehingga kondisinya baik untuk rekontruksi," kata Yudhoyono. Dimas Aditiyo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Neraca atau Manajemen Bobrok | 07 Maret 2005
Mau Naik Terang-Benderang | 28 Pebruari 2005
Dilema SBY | 28 Pebruari 2005
Skenario yang Berubah | 21 Pebruari 2005
Cabut Subsidi Demi Rakyat Miskin | 14 Pebruari 2005
Memilih Djoko, Menerima Ryamizard | 14 Pebruari 2005
Ekonomi Setelah 100 Hari | 14 Pebruari 2005
Surat Pembaca | 07 Maret 2005
Perlu Undang-Undang Kementerian Negara | 07 Pebruari 2005
Bayangan Atas Nama | 07 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507]. Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Mayor General Ng Yat Chung (kiri) bersalaman dengan Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan kunjungan kerja di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 17 Juni 2003. [TEMPO/ Bagus Indahono; K15A/407/2003; 20030625].
Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono dan Ng Yat Chung
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Senjata GAM Dihancurkan, TNI Ditarik dari Aceh
Ditolak Buat Partai Lokal, GAM Mulai Pesimistis
Presiden Akan Mengunjungi Palestina
TNI Sambut Pengakuan GAM Tentang Negara Kesatuan RI
Perunding RI dan GAM Optimistis Tercapai Perdamaian
Kalla Persilakan Anggota PDIP untuk Berperang di Aceh
Presiden Tunda Lawatan ke Luar Negeri Karena BBM
Presiden Akan Menjenguk Wahid
Bogor Tak Sepadat Yang Diduga
Hindari Kota Bogor
> selengkapnya...


Referensi

Kronologi 100 Hari Pemerintahan Yudhoyono
Pemeriksaan Hasan Tiro
Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertahanan
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Tiga Pria Tewas Karena Minuman Keras
Paus Benediktus XVI Malu dan Minta Maaf di Australia
Pembunuh Rahmat “Be A Man” Terlacak Lewat Ponsel Rampasan
Pembunuh Waria Pemenang Kontes "Be A Man" Tertangkap
Guru Warga Amerika Ditemukan Membusuk di Hotel

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data