![(Anak-anak menonton acara iklan Toserba Hero, Jakarta, 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 31D/229/2000; 20001103].)](/hg/photostock/2005/04/01/s_31d22907_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Anak-anak menonton televisi (TV), Jakarta, 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 31D/229/2000; 20001103].)](/hg/photostock/2005/03/24/s_31d22904_high_thumb.jpg) |
|
(Anak-anak menonton acara iklan Toserba Hero, Jakarta, 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 31D/229/2000; 20001103].) |
|
|
(Anak-anak menonton televisi (TV), Jakarta, 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 31D/229/2000; 20001103].) |
|
|
|
|
![(Anak-anak menonton acara televisi (TV), Jakarta, 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 31D/229/2000; 20001103].)](/hg/photostock/2005/03/24/s_31d22901_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Anak-anak menonton acara televisi (TV), Jakarta, 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 31D/229/2000; 20001103].)](/hg/photostock/2005/03/24/s_31d22903_high_thumb.jpg) |
|
(Anak-anak menonton acara televisi (TV), Jakarta, 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 31D/229/2000; 20001103].) |
|
|
(Anak-anak menonton acara televisi (TV), Jakarta, 2000. [TEMPO/ Rully Kesuma; 31D/229/2000; 20001103].) |
|
|
|
|
![(Menteri Negara Bidang Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif pada acara jumpa pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14 Juni 2002. [ TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701 ].)](/hg/photostock/2004/12/29/s_K8A11408_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Ketua Pansus Penyiaraan DPR, Paulus Widiyanto (kanan) berbincang-bincang dengan Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif (kiri) usai menandatangani RUU Penyiaran di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis, 21 Novemver 2002.[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021220])](/hg/photostock/2004/12/24/s_BC2002112104_high_thumb.jpg) |
|
(Menteri Negara Bidang Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif pada acara jumpa pers perihal evaluasi pelaksanaan penyaluran dana konpensasi pengurangan subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) 2000 dan 2001 di kantor Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Jakarta, 14 Juni 2002. [ TEMPO/ Bagus Indahono; K8A/114/2002; 20020701 ].) |
|
|
(Ketua Pansus Penyiaraan DPR, Paulus Widiyanto (kanan) berbincang-bincang dengan Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif (kiri) usai menandatangani RUU Penyiaran di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis, 21 Novemver 2002.[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021220]) |
|
|
|
|
![(Ketua Pansus Penyiaraan DPR, Paulus Widiyanto (kanan) berbincang-bincang dengan Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif (kiri) usai menandatangani RUU Penyiaran di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis, 21 Novemver 2002.[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021220])](/hg/photostock/2004/12/24/s_BC2002112108_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Menteri Negara (Meneg) Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif (kanan) memberikan penjelasan mengenai sosialisasi Undang-Undang No. 32 Th 2002 tentang penyiaran di Lembaga Informasi Negara Jakarta, Jumat, 21 Februari 2003. Dalam penjelasannya disampaikan hal-hal yang masih kontroversi seputar UU tersebut seperti keberadaan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) dan jaringan penyiaran.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030319].)](/hg/photostock/2004/12/20/s_AR03022113_high_thumb.jpg) |
|
(Ketua Pansus Penyiaraan DPR, Paulus Widiyanto (kanan) berbincang-bincang dengan Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif (kiri) usai menandatangani RUU Penyiaran di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis, 21 Novemver 2002.[TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20021220]) |
|
|
(Menteri Negara (Meneg) Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif (kanan) memberikan penjelasan mengenai sosialisasi Undang-Undang No. 32 Th 2002 tentang penyiaran di Lembaga Informasi Negara Jakarta, Jumat, 21 Februari 2003. Dalam penjelasannya disampaikan hal-hal yang masih kontroversi seputar UU tersebut seperti keberadaan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) dan jaringan penyiaran.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030319].) |
|
|
|
|
![(Menteri Negara (Meneg) Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif (kanan) memberikan penjelasan mengenai sosialisasi Undang-Undang No. 32 Th 2002 tentang penyiaran di Lembaga Informasi Negara Jakarta, Jumat, 21 Februari 2003. Dalam penjelasannya disampaikan hal-hal yang masih kontroversi seputar UU tersebut seperti keberadaan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) dan jaringan penyiaran.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030319].)](/hg/photostock/2004/12/20/s_AR03022112_high_thumb.jpg) |
|
|
|
![(Menteri Negara (Meneg) Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif (kanan) memberikan penjelasan mengenai sosialisasi Undang-Undang No. 32 Th 2002 tentang penyiaran di Lembaga Informasi Negara Jakarta, Jumat, 21 Februari 2003. Dalam penjelasannya disampaikan hal-hal yang masih kontroversi seputar UU tersebut seperti keberadaan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) dan jaringan penyiaran.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030319].)](/hg/photostock/2004/12/20/s_AR03022107_high_thumb.jpg) |
|
(Menteri Negara (Meneg) Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif (kanan) memberikan penjelasan mengenai sosialisasi Undang-Undang No. 32 Th 2002 tentang penyiaran di Lembaga Informasi Negara Jakarta, Jumat, 21 Februari 2003. Dalam penjelasannya disampaikan hal-hal yang masih kontroversi seputar UU tersebut seperti keberadaan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) dan jaringan penyiaran.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030319].) |
|
|
(Menteri Negara (Meneg) Komunikasi dan Informasi, Syamsul Muarif (kanan) memberikan penjelasan mengenai sosialisasi Undang-Undang No. 32 Th 2002 tentang penyiaran di Lembaga Informasi Negara Jakarta, Jumat, 21 Februari 2003. Dalam penjelasannya disampaikan hal-hal yang masih kontroversi seputar UU tersebut seperti keberadaan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) dan jaringan penyiaran.
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030319].) |
|
|
|
|
|