|
BNI Beri Bantuan Hukum Mantan Direktur yang Ditahan
Sabtu, 16 Juli 2005 | 03:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk Sigit Pramono mengatakan, BNI telah membantu tiga mantan direktur bank itu yang ditetapkan kini ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Medan.
"Kami sudah menunjuk kantor hukum untuk membantu ini," kata Sigit kepada wartawan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (15/7).
Menurut Sigit, kasus tersebut merupakan kasus lama yang terjadi pada 2002 lalu. Ketiga direksi yang ditahan tersebut sudah berhenti bertugas di BNI sejak Desember 2003. "Mereka sudah berhenti sebagai direksi BNI (ketika ditahan). Beda dengan kasus bank lain yang diberhentikan pada waktu kasus itu terjadi."
Tiga mantan direktur BNI kemarin ditahan di rumah tahanan Tanjung Gusta, Medan. Mereka ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kredit macet PT Industri Baja Garuda milik Paul Chandra. Mereka adalah mantan direktur utama Saifuddien Hasan, mantan direktur treasury Rachmat Wiriaatmadja, dan mantan direktur koorporasi Suryo Sutanto.
Kredit senilai Rp 198 miliar tersebut, kata Sigit, masih tercatat dalam pembukuan BNI. "Kolektibilitasnya 5 (macet)," ujar dia.
Namun, Sigit masih optimis bahwa nilai kredit yang diberikan BNI masih bisa ditutupi dari aset Industri Baja Garuda. "Secara catatan kami, nilainya di atas (kreditnya)," kata Sigit.
Ketika ditanya apakah pemberian kredit itu telah melalui prosedur yang benar, Sigit enggan mengomentarinya. "Saya tidak bisa mengomentari. Itu nanti yang akan membuktikan adalah penyidik," kata dia. Tito Sianipar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan pada acara launching produk BNI terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209].](/hg/photostock/2004/12/28/s_K11A16709_high_thumb.jpg) |
![Direktur Utama Bank BNI, Saifuddien Hasan dan Direktur Utama BNI Securities, Suryo Danisworo berbincang- bincang usai acara launching produk BNI terbaru yaitu BNI Investement yang merupakan hasil kerja sama antara Bank BNI dan BNI Securities di gedung BNI '46 di Jl. Sudirman, Jakarta, 25 Oktober 2002. [TEMPO/ Wahyu Setiawan; K11A/167/2002; 20021209].](/hg/photostock/2004/12/27/s_K11A16703_high_thumb.jpg) |
|
|
| Suryo Danisworo dan Saifuddien Hasan
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|