Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Wapres: Permintaan Kepala BIN Copot Bupati Morowali Bukan Intervensi
Jum'at, 15 Juli 2005 | 18:03 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla menganggap permintaan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar kepada Departemen Dalam Negeri untuk mencopot bupati Morowali Andi Muhammad, bukan merupakan intervensi pihak intelijen kepada pemerintahan daerah.

"Memang laporan-laporan yang ada, bupati Andi Muhammad, sesuai laporan BIN itu tidak berada di tempat, yang berarti bukan intervensi," kata Kalla menjawab wartawan seusai Jumatan di kantor Wapres, Jumat (15/7).

Selain itu, lanjut dia, memang sudah menjadi tugas menteri, dalam hal ini Menteri Dalam Negeri untuk mendisiplinkan semua aparat negara agar menjalankan kewajibannya dengan baik. "Kalau soal bupati, gubernur, jarang berada di tempat, tentu itu melanggar disiplin pejabat kan?" ujar Kalla.

Kemarin, Kepala BIN Syamsir Siregar dalam rapat komunitas Intel Daerah di Palu, Sulawesi Tengah meminta Depdagri untuk mencopot Bupati Morowali Andi Muhammad.

Menurut Syamsir, Andi sudah tidak bertindak sebagai kepala daerah karena waktunya lebih banyak dihabiskan di Jakarta. Bila Andi tetap dibiarkan memegang jabatan bupati, bukan tidak mungkin daerah Morowali akan menjadi Poso kedua, menjadi daerah rusuh. Dimas Adityo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kepala BIN Minta Bupati Morowali Dicopot
Kepala BIN Tak Tahu Dokumen Pembunuhan Munir
TPF Pertanyatakan Komitmen Kepala BIN
Nurhadi Tak Punya Alasan Menolak
BIN Segera Ketemu TPF Munir
Kepala BIN: Belum Ada Bukti Keterlibatan BIN
Beberapa Orang BIN Terlibat Pembunuhan Munir
Usman Hamid : Intelejen Terlibat Pembunuhan Munir
BIN Proses Anggota yang Terlibat Pembunuhan Munir
Kepala BIN Diberondong Pertanyaan di DPR
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Tiga Pria Tewas Karena Minuman Keras
Paus Benediktus XVI Malu dan Minta Maaf di Australia
Pembunuh Rahmat “Be A Man” Terlacak Lewat Ponsel Rampasan
Pembunuh Waria Pemenang Kontes "Be A Man" Tertangkap
Guru Warga Amerika Ditemukan Membusuk di Hotel

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data