Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

KPK: Reformasi Sistem Birokrasi Untuk Cegah Korupsi
Jum'at, 15 Juli 2005 | 16:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merekomendasikan kepada Pemerintah untuk mereformasi sistem birokrasi di Indonesia. Rekomendasi ini disampaikan Ketua KPK Taufiequrrahman Ruki dan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamekas kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jumat (15/7).

Menurut Taufieq, kepada wapres pihaknya menyampaikan perlunya dilakukan reformasi sistem birokrasi sehingga diharapkan nantinya akan mengalir ke bawah, sampai ke pelayanan publik. Tanpa mereformasi birokrasi pemerintah, kata Taufieq, maka kualitas pelayanan publik tak akan pernah mengalami perbaikan dan pencegahan korupsi menjadi tidak signifikan.

Dengan perbaikan sistem birokrasi ini, ke depan diharapkan korupsi dapat dicegah oleh sistem itu sendiri. "Tidak perlu terus menerus dengan penegakan hukum tetapi dengan sistem itu sendiri korupsi sudah bisa dicegah," katanya.

Reformasi sistem birokrasi ini menurut Taufieq tidak hanya yang bersifat makro namun juga pada sistem-sistem kecil di bidang pelayanan publik. Misalnya tentang bagaimana memperbaiki pelayanan bidang pertanahan dan perpajakan.

Erry Riyana mengatakan, langkah kongkrit yang direkomendasikan KPK kepada pemerintah adalah segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang dipimpin langsung oleh Presiden atau Wapres. "Kemudian segera melaksanakan komunikasi publik dan rencana-rencana teknis lainnya dalam waktu 3-4 tahun ke depan," katanya. Dimas Adityo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kasus Jamsostek Seret Empat Perusahaan Besar
Jaksa Ajukan Kasasi Kasus Nurdin Halid
Presiden Yudhoyono Tak Takluk pada Kelompok Koruptor
Hamid Awaluddin Minta Dirut Jamsostek Ditangkap di Jeddah
Polisi Masih Selidiki Dugaan Korupsi Tiga Direktur Peruri
Penggelembungan Jumlah Santri Dalam Bantuan Gubernur Sumsel
Achmad Junaedi Bisa Pergi Umroh Walau Dicekal
Pengacara Nazaruddin: Penunjukan Asuransi Tanggung Jawab Yussacc
Bupati Temanggung Resmi Ditahan
Timtastipikor Butuh Dukungan Pengadilan yang Bersih
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data