Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kasus Korupsi Dana Abadi Umat

Agung Minta Empat Anggota DPR Tak Penuhi Panggilan Polisi
Kamis, 14 Juli 2005 | 21:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua DPR Agung Laksono meminta empat anggota DPR tak memenuhi panggilan untuk menjadi saksi kasus korupsi penggunaan Dana Abadi Umat di Departemen Agama.

"Kecuali, pemanggilan dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Susunan Kedudukan (Badan Legislatif), yakni pemanggilan seizin presiden," katanya seusai menerima Lukman Hakim Saiffudin dan Taufikurrahman Saleh, dua politikus yang dipanggil, di gedung MPR/DPR, Kamis (14/7).

Lukman (Partai Persatuan Pembangunan) dan Taufikurrahman Saleh (Partai Kebangkitan Bangsa) serta Anwar Arifin (Partai Golkar) dan Siti Supatmi (PDI Perjuangan, bukan Heri Akhmadi seperti diberitakan sebelumnya) dipanggil melalui surat dari Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang ditujukan kepada pemimpin DPR. Mereka yang dipanggil adalah anggota Komisi Agama (Komisi VI) DPR pada periode lalu.

Pada pertemuan selama satu jam itu, Agung hanya sendiri dari unsur pemimpin DPR. Dari anggota yang dipanggil, Anwar dan Siti tidak hadir. Menurut Agung, keempatnya baru wajib memenuhi panggilan setelah dilakukan melalui prosedur. PURWANTO

Dari Arsip Majalah TEMPO
Puputan di Senayan | 01 November 2004

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua DPR, Akbar Tandjung (kiri), Agung Laksano (tengah), dan Oetojo Oesman pada pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) VI Partai Golkar di Istora Bung Karno, Jakarta, 28 April 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K14A/141/2003; 20030508]. Ketua DPR yang juga menjabat Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung (tengah) didampingi Agung Laksono (kedua kiri), Slamet Effendi Yusuf (paling kiri), dan Budi Harsono (paling kanan) saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Golkar Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031016].
Akbar Tandjung, Agung Laksono dan Oetojo Oesman
Akbar Tandjung, Agung Laksono, dll

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Taufikurahman Siap Beri Keterangan Soal Dana Umat
Empat Anggota DPR Dipanggil Soal Korupsi Depag
Penahanan Sayyid Aqil Diperpanjang
Hamzah Haz Jadi Penjamin Sayyid Agil
Mantan Menteri Agama Dibesuk Keluarganya
BPK Bantah Terima DAU Langsung dari Departemen Agama
Panglima TNI Ingin Segera Diganti
Kapolri : Terbuka Kemungkinan Ada Tersangka Lain
Surat Sayyid Aqil : Nahdlatul Ulama untuk Bersabar
Sayyid Aqil Ditahan
> selengkapnya...


Referensi

Sekondan yang Menantang Akbar
AWAS Bersaing Rebut Golkar ? 01

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [8]


Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data