Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ditolak Buat Partai Lokal, GAM Mulai Pesimistis
Kamis, 14 Juli 2005 | 18:45 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Delegasi Gerakan Aceh Merdeka mengaku mulai khawatir terhadap nasib perundingan dengan pemerintah RI di Helsinki, Finlandia. Ini setelah pemerintah RI secara tegas menolak keinginan GAM membentuk partai politik lokal di Aceh.

"Saya sangat khawatir dengan pernyataan yang sangat tegas dari pemerintah Indonesia," kata juru runding HAM Nur Djuli kepada AFP sebelum perundingan hari ketiga dimulai, Kamis (14/7). "Kami belum kehilangan harapan, tapi mulai sedikit pesimistis."

Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Widodo A.S. sehari sebelumnya kembali menegaskan, pemerintah menolak pendirian partai politik lokal di Aceh. "Partai lokal tidak bisa diakomodasi dengan undang-undang yang mengatur partai politik di seluruh Tanah Air," tuturnya.

GAM, yang telah menyerah dengan tuntutan kemerdekaannya, menganggap, pendirian partai lokal untuk memperluas partisipasi masyarakat Aceh. "Tidak hanya untuk GAM, tapi masyarakat Aceh secara keseluruhan," kata Nur Djuli.

Dikatakannya, sangat banyak masyarakat Aceh yang menolak GAM juga harus diakomodasi. Ketentuan bahwa partai politik harus berbasis di Jakarta "dengan mudah dapat diubah".

Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil bersikap lebih moderat. "Ada banyak opsi untuk mengatur partisipasi politik masyarakat. Saya yakin, setelah mendapatkan amnesti, semua orang bisa berpartisipasi pada proses politik," kata delegasi pemerintah itu, sembari mengaku yakin bahwa perjanjian damai akan ditandatangani pada Agustus.

Di luar soal partai politik lokal, kedua delegasi menganggap, perundingan terus mengalami kemajuan. "Semua pertanyaan sudah terjawab," kata Nur Djuli, sambil menambahkan bahwa hanya isu polisi lokal masih dibahas. "Tapi, itu bukan pertanyaan yang sangat sulit untuk diselesaikan."

Perundingan yang difasilitasi Crisis Managament Inisiative pimpinan mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari itu berlangsung di Koeningstedt, di luar kota Helsinki. Putaran kelima perundingan ini akan berakhir Sabtu. AFP/Budi S

Dari Arsip Majalah TEMPO
Ramai-ramai Ganti Posisi | 04 April 2005
Di Antara Pilihan | 21 Pebruari 2005
Perang No, Damai Yes | 31 Januari 2005
Melepas HDC, Menggaet CMI | 31 Januari 2005
Berbagai Jalan Menuju Helsinki | 31 Januari 2005
Surat Pembaca | 01 Desember 2003
Perjalanan Panjang Ferry Santoro  | 17 Mei 2004
Siasat Baru Menjepit GAM | 17 November 2003
Perpanjangan tanpa Evaluasi | 10 November 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Tentara Nasinonal Indonesia (TNI) dari Batalyon 330 Linud Kujang Bandung yang akan diberangkatkan menuju Nangroe Aceh Darussalam (NAD) di pangkalan laut Kolinlamil Jakarta, 24 Mei 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040524].
Tentara Batalyon 330

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

TNI Sambut Pengakuan GAM Tentang Negara Kesatuan RI
Perunding RI dan GAM Optimistis Tercapai Perdamaian
Pemerintah Batasi Jam Siaran Televisi dan Radio
Kalla Persilakan Anggota PDIP untuk Berperang di Aceh
Pemerintah Minta Partai Akomodasi GAM
Swedia Bayar Ganti Rugi pada Pemimpin GAM
Calon Pemantau Aceh Bertemu Tokoh dan Pejabat
Pemantau Asing Dikabarkan Telah Masuk Aceh
Stasiun Televisi Baru Menjamur
Departemen Perhubungan Revisi PP No 14
> selengkapnya...


Referensi

Pemeriksaan Hasan Tiro
Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Website

Departemen Pertahanan
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data