Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pemerintah Kembali Tolak Pembentukan Partai Politik Lokal di Aceh
Kamis, 14 Juli 2005 | 11:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah masih terus mendiskusikan soal permintaan Gerakan Aceh Merdeka untuk megnelola partai politik sendiri di Aceh kelak. Menurut Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, pembahasan tengah berlangsung dalam perundingan putaran ke lima di Helsinki, Finlandia. "Pemerintah tetap pada posisi negara kesatuan," kata Kalla kepada pers di Hotel Borobudur.

Pembahasan partai politik, lanjut dia, harus diarahkan pada konsep negara kesatuan. Ia yakin akan ada solusi-solusi baik yang bisa dicapai pemerintah dan GAM. Ia berharap, kesepakatan yang kongkrit dengan kedua belah pihak bisa tercapai sesuai jadwal menjelang peringatan 17 Agustus. "Draf-draf yang ada tengah dibahas saat ini," kata Kalla.

Selama ini, kata dia, kedua belah pihak telah sepakat untuk melakukan lima pertemuan informal dan satu pertemuan formal. Pada pertemuan formal inilah solusi final untuk menyelesaikan separatisme di Aceh bisa tercapai. "Kita semua berdoa saja," kata dia. Budiriza

Dari Arsip Majalah TEMPO
Biar Panglima Tahu...  | 08 September 2003
Snouck Hurgronje, Mekah, dan Aceh | 18 Agustus 2003
Tanggap tapi Tak Cukup Cepat  | 14 April 2003
Perundingan Ogah, Operasi Militer Saja  | 21 April 2003
Kapan Aceh Aman?  | 07 Juli 2003
Eksploitasi Anak di Wilayah Konflik  | 29 Juni 2003
Kuburan Massal di Aceh Tengah  | 29 Juni 2003
Elang Dilarang Terbang  | 29 Juni 2003
Empat Orang Asing di Kuala Penaga  | 29 Juni 2003
Abu Billy Keluar Sarang  | 29 Juni 2003
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Iring-iringan panser dan kendaran operasional TNI (Tentara Nasional Indonesia) melintas bawah spanduk Murid Sekolah Menengah Umum (SMU) berseragam pramuka menyambut kedatangan Menko Politik dan Keamanan, Susilo Bambang Yudhoyono dan Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah dengan membawa bendera kertas merah putih di desa Seunuddon , Aceh Utara, Sabtu, 7 Juni 2003. [TEMPO/ Rully Kesuma; Digital Image; 20030901].
TNI di Aceh
Penyambutan Kedatangan Menko Polkam di Aceh
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Jamin Partisipasi Politik Mantan GAM
GAM: Aceh Bagian dari Indonesia
GAM Terima Opsi Otonomi Khusus
Dijajaki, Pertemuan Formal RI-GAM
Tujuh Orang Tewas Dalam Kontak Senjata TNI-GAM
Masyarakat Aceh Minta TNI-GAM Gencatan Senjata
DPR Kritik Panglima TNI Soal GAM
Wapres Bantah Internasionalisasi Perundingan GAM
Kalla Minta Hamid Tetap di Finlandia
GAM Desak Gencatan Senjata Dengan TNI
> selengkapnya...


Referensi

Operasi Militer di Aceh
Bersemilah Damai di Aceh
Inpres No. 224 soal Abdullah Puteh

Website

Gerakan Aceh Merdeka
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pembangunan Taman Ayodya Molor
Persib Kalah, Bobotoh Rusuh di Siliwangi
Dede Jusuf Anggap, Kerusuhan Tak Bisa DIhindari "
Persib Takluk Di tangan Persija
Penjualan Selama IIMS 2008 akan Capai Rp 2 Triliun

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data