|
Menteri Kehutanan Ragukan Komitmen Hakim
Rabu, 13 Juli 2005 | 15:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Kehutanan, MS Kaban menungkapkan dari ratusan kasus yang terungkap dalam Operasi Hutan Lestari II 87 persen diantaranya sudah masuk kategori P-21 atau siap diajukan ke pengadilan.
Namun, ia pesimis para pembalak liar bakal mendapat hukuman setimpal di pengadilan kelak. "Kami meragukan komitmen para hakim-hakim itu," kata Kaban dalam konferensi pers Rakor Teknis TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 75, Rabu (13/7).
Sebab, dari seluruh kasus pencurian kayu, umumnya hakim hanya menjatuhkan masalah-masalah administrasi sehingga vonisnya sangat rendah. Kalaupun ada keputusan besar, seperti kasus pencurian oleh kapal Falcon di Tanjung Priok, kata Kaban, ternyata sulit untuk mengeksekusinya.
Gerakan yang bisa dilakukan, kata Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu adalah gerakan moral yang mengarahkan bagaimana para hakim bisa membuat keputusan yang lebih adil, dengan menghukum berat pelaku pembalakan liar.
"Wartawan bisa ikut berperan mengingatkan dan mengontrol kerja dari para hakim-hakim itu. Karena tidak ada cara lain kecuali para hakim lebih punya komitmen dalam membasmi kejahatan di bidang kehutanan ini," kata dia. Agus Supriyanto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|