|
Empat Anggota DPR Dipanggil Soal Korupsi Depag
Rabu, 13 Juli 2005 | 13:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua DPR Agung Laksono mengaku telah menerima surat pemanggilan empat anggota DPR, tiga hari lalu. "Sebenarnya itu salah alamat, tak perlu surat ke pemimpin DPR," kata Agung di gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (13/7) siang.
Mereka yang dipanggil adalah Anwar Arifin (Partai Golkar), Lukman Hakim Saifuddin (Partai Persatuan Pembangunan), Taufikurrahman Saleh (Partai Kebangkitan Bangsa), dan Heri Akhmadi (PDI Perjuangan).
Agung menjelaskan, empat anggota DPR itu dipanggil karena terkait dengan dugaan korupsi penggunaan Dana Abadi Umat di Departemen Agama. Menurut Agung, keempat anggota Dewan dipanggil sebagai saksi sehingga tak perlu mengirimkan surat ke pemimpin DPR.
Menindaklanjuti surat itu, menurut Agung, pemimpin DPR akan menanyakan persoalan ini kepada anggota DPR yang dipanggil. Purwanto
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Ketua DPR, Akbar Tandjung (kiri), Agung Laksano (tengah), dan Oetojo Oesman pada pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) VI Partai Golkar di Istora Bung Karno, Jakarta, 28 April 2003. [TEMPO/ Bismo Agung; K14A/141/2003; 20030508].](/hg/photostock/2004/12/17/s_K14A14103_high_thumb.jpg) |
![Ketua DPR yang juga menjabat Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung (tengah) didampingi Agung Laksono (kedua kiri), Slamet Effendi Yusuf (paling kiri), dan Budi Harsono (paling kanan) saat jumpa pers di Kantor DPP Partai Golkar Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031016].](/hg/photostock/2004/12/10/s_SM03101655_high_thumb.jpg) |
| Akbar Tandjung, Agung Laksono dan Oetojo Oesman
|
|
| Akbar Tandjung, Agung Laksono, dll
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|