Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kejaksaan Tunggu Pendapat Bandingan Kasus Pertamina
Rabu, 13 Juli 2005 | 04:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Hendarman Supandji mengatakan, kejaksaan masih menunggu pendapat bandingan untuk memutuskan pembukaan kembali penyidikan kasus korupsi kerjasama teknis Pertamina senilai US$ 24,8 juta, yang dihentikan Jaksa Agung M.A. Rachman.

Pendapat kedua kini sedang dibuat dua orang jaksa, satu orang dari TNI, Oditur Militer, dan Polisi Militer TNI." Juga memanfaatkan tenaga ahli kejaksaan agung," ujar Hendarman di Kejaksaan Agung, Selasa (12/7).

Hendarman mengaku belum mengetahui batas waktu yang ditetapkan untuk mempelajari soal ini. "Tentu ada batas waktunya," ia menambahkan.

Kasus dugaan korupsi ini berawal dari kerjasama teknis antara Pertamina dan PT Ustraindo pada pengoperasian lapangan Bunyu, Prabumulih, Pendopo, dan Jatibarang. Ustraindo ternyata tidak mampu memenuhi peningkatakan target produksi seperti yang tertuang dalam kontrak.

Menteri Pertambangan dan Energi Ginandjar Kartasasmita selaku ketua dewan komisaris pemerintah untuk Pertamina saat itu kemudian meminta Direktur Utama Faisal Abda?oe memutuskan kontrak. Pemutusan ini belakangan merugikan negara. Ginandjar pekan lalu mengatakan, pemutusan kontrak dilakukan oleh penggantinya.

Sebelum penyidikannya dihentikan, kejaksaan telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka yakni Faisal Abda'oe, Praptono Honggopati Tjitrohupojo (Direktur Utama Ustraindo), dan Ginandjar. Astri Wahyuni

Dari Arsip Majalah TEMPO
Memuntir Harga Minyak Impor | 21 Maret 2005
Kontrak Hotel Berbuntut Tuntutan | 21 Pebruari 2005
Rekapitalisasi Sebelum Nasionalisasi  | 15 Desember 1998
Ibarat Menegakkan Benang Basah  | 10 November 1998
Semua Kerja Sama Tunjuk Langsung Akan Diteliti  | 10 November 1998
SETELAH GINANJAR  | 20 Oktober 1998
Bau Ginandjar, Bangkai Siapa  | 20 Oktober 1998
Episode Lanjut Karaha-Pertamina  | 26 Juli 2004
Arigato, Sakakibara-san  | 09 Pebruari 1999
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Terdakwa kasus korupsi Pertamina dalam proyek pembangunan kilang minyak exor Balongan, Tabrani Ismail memberikan penjelasan kepada hakim ketua dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, 9 Oktober 2003. [TEMPO/Santirta M; K18A/449/2003; 20031009]. Terdakwa kasus korupsi Pertamina dalam proyek pembangunan kilang minyak exor Balongan, Tabrani Ismail memberikan penjelasan kepada hakim ketua dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, 9 Oktober 2003. [TEMPO/Santirta M; K18A/449/2003; 20031009].
Tabrani Ismail di PN Jakpus
Tabrani Ismail di PN Jakpus
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tersangka Kabur BLBI, Akan Disidangkan In Absentia
Jampidsus Evaluasi 30 Kasus BLBI
Ginandjar Bantah Sebabkan Kerugian Pertamina
Jaksa Agung Bentuk Tim Pembanding Kasus TAC Pertamina
Ginandjar Tolak Komentar Soal SP3 Kasus TAC Pertamina
Kejaksaan Agung Akan Menentukan Nasib Ginanjar Hari Ini
Kejaksaan Akan Buka SP3 Pertamina
Kinejar Lambat, Tim Penyidik Kasus Perbankan Diganti
Timtastipikor Butuh Dukungan Pengadilan yang Bersih
Kejaksaan Sudah Kantongi Tersangka Korupsi PLN
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Korupsi Prioritas Kerja 100 Hari Polri
Kasus-kasus Korupsi di Indonesia
Program-program Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh Memberantas KKN
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
PT Pertamina


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Panwas Protes KPU Jawa Timur
Korban Lumpur Lapindo Banyak Yang Belum Ambil Bantuan Presiden
Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data